title:--------------------------
chara:keito okamoto & ayukawa hibata and nakajima yuto as ayukawa yuto
ini cerita paling geje .lg stress ini buatnya ..ck biarin dah..penulis 2 udah sibuk sekolah,saya juga sih..tapi masih suka nulis bginian yasudahlah.tapi saya kurang yakin kalo cerita ini bagus..huaaaa..sudahlah
---------------------------------------douzou
chap 3
Sejak hari itu,setiap hari aku selalu menarik tangannya,menariknya menjauhi `tempat` itu..mengalihkan pikirannya dari `tempat` itu.aku mulai bisa merasakjan kesedihannya mulai berkurang,senyumnuya mulai bisa kulihat,senyum tulus yang tidak dipaksakan,kuharap aku bisa terus membuatnya tersenyum seperti itu,semoga saja.
``hei,keito.apa yang sedang kau pikirkan?`tannya sabil meminum jus ditangannya.
``tidak,ah sudah malm,ayo kuantar pulang``kataku,kami sekarang sedang ada di taman bermain.
``oh,iya``jawabnya,sembari membereskan barang-barangnya.
``ano keito,kenapa kau begitu memperhatikanku?``tannyanya saat kami diperjalan pulang.
``entahlah,aku sepertinya menyukaimu``kataku sedikit malu.
``eh?``mukanya tampak kaget
``kenapa kau suka padaku?``tanyannya,mukanya tampak ragu.aku melihat kelangit lalu tersenyum kearahnya.
``yak...aku pun tidak tau..ayo,dingin sekali malam ini,nanti kau masuk angin``aku mengenggam tangannya menuntunnya ke rumahnya,aku bisa melihat wajahnya yang memerah.lucu sekali.
``keito,aku pun menyukaimu``kata hibata sebelum masuk kerumahnya,
``ehhh?``kataku kaget..tapi dia sudah keburu masuk ke dalam rumahnya.
``YES!!``pekikku senang..aku pun berlari pulang dengan perasaan senang.
Hibata P.oV
Keito.uwa...apa yang kukatakan tadi.akh..wajahku pasti sudah memerah sekarng.
``hibata..kau sudah pulang?kau sudah makan?``tanya ka-san
``sudah kok``jawabku
``pergi dengan keito-kun lagi?``tanya ibuku menggoda.
``ih..ka-san..sudah ah..aku ngantuk..``kataku,lalu pergi ke kamarku
``wah..anak ibu sudah punya pacar ya..``kata ka-san menggodaku lagi.
aku masuk ke kamarku.akh,ka-san membuatku tambah malu..ck..entahlah..kurasa aku memang menyukainya.aku membaringkan diriku di kasurku.membayangkan keito.tanpa sadar aku pun tertidur
`ne-chan jahatt..ne-chan tidak pernah menjemputku lagi`
`eh?suara itu?yuto kah?`aku mencari sumber suara itu..di mana ini?eh?persimpangan jlan?knpa aku bisa ada di sini?siapa itu?ada seseorang di seberang kjlan menatap ku penuh kebencian.yuto?ITU YUTO
`YUTOOOO!!!!``teriakku.tapi yang terlihat sekarang adalah saat di mana yuto menungguku ,wajahnya tampak mencari-cari,truk!ada truk..yuto tertabrak,dia tergeletak bersimbah darah.
`YUTOOO!!!!`Teriakku lagi,tapi aku tak bisa bergerak.keadaan kembali seperti semula.tapi.sosok disebrang jalan itu.yuto.yuto dia berdiri di sana bersimbah darah,matanya menatapku benci kemudian di menghilang.
`YUTOOOOOOOOOOOOOO!!`
akh......mimpi.sial...aku harus menjemputnya.kusambar jaketku,berlari ke`sana`,yuto menungguku.
Keito P.oV
``drtt..drttt``..ah..keitai ku,siapa yang menelpon jam segini..sudah jam 1 pagi.eh?ibunya hibata?ada apa ya?cepat-cepat kuangkat
``hallo..``jawabku.
``hallo,keito-kun,maaf mengganggu malm-malam,apa hibata ada bersamamu?``tanynnya,nada suara nya khawatir .
``eh?dia tidak ada bersamaku,apa yang terjadi?``tannyaku sedikt panik.ck..kemana sih dia?
``oh..bgitu,maaf menggangumu``jawabnya kecewa
``ah..bnibi,sepertinya aku tau dia keman,biar aku mencarinya``kataku cepat,lalu mengambil jaketku
``ah,terima ksih``jawabnya lalu menutup teleponnya.
aku berlari ke `sana`..malam ino cukup dingin,apa dia memakai jaket,jalanan sudah sangat sepi,jalan hanya diterangi oleh lampu-lampu jalan ..akh..dia .itu dia!dia berdiri di sana.persimpangan jalan itu.menatap ke seberang.kuhampiri dia.aku benar-benar kesal.aku langsung menarik pergelangan tangannya,menjauhi tempai `itu`,tapi dia menepis tanganku,kembali berdiri ke`sana`.
``Hibata.pulang sekarang`kataku kesal
``tidak``jawabnya.raut wajahnya mengeras,air matanya jatuh.
``kau tau?dulu saat aku menjemputnya,dia akan datang dari seberang sana,melambaikan tangannya,berjalan mendekatiku,menggandeng tanganku,mennujjukkan gigi gingsulnya,lalu dia akan merengek minta es crem,tapi sekarang dia tidak ada,semua karena salahku,karena keegoisanku,aku benar benar menyesal..hiks..yutoo``,dia mengis sambil berlutut,sungguh hatiku sakit melihatnya,aku mendekatinya,menarik tubuhnya ,membiarkan dia mengis di pundakku.saat aku melihat keseberang,kulihat sesosok anak kecil memakai topi kuning,berjalan mendekatiku dan hibata,hantu kah?kuguncang tubuh hibata menyuruhnya melihat apa yg kulihat.
``yuto..??``kata hibata sat melihat arwah adikknya,anak itu semakin dekat,dekat..kini dia ada di didepan hibata,hibata memandang anak itu,anak itu pun begitu.
``ne-chan menjemputku?``tanya anak itu riang
``un,ne-chan jemput yuto,yuto senag di sekolah?``jawab hibata,anak itu tersenyum,lalu memeluk hibata.
``un.aku senag kok``jawab anak itu.hibata balas memeluk anak itu.
``yuto,maaf kan ne-chgan,karena ne-chan kau jadi begini``kata hibata,tangisnya makin kencang.
``stt..ne-chan,jgn nagis lagi,kau membuatku khawatir,sudah ya jangan sedih.aku tidak apa-apa kok``kata anak itu ,dia tersenyum lembut ke hibata.
``yuto``hibata mempererat pelukannya.
``ne-chan,jangan tunngu aku di sini lagi ya,tidak usah jmput aku lagi``kata anak itu lagi.
``tapi..``belum selesai hibata menyelesaikan omongannya,anak itu sudah kembali bicara.
``sudah ya ne-chan,aku harus pergi,aku sayang ne-chan``kata anak itu melepaskan pelukannya lalu mencium pipi hibata..dan berjalan menjauh.hibata menarik tangan anak itu.
``chotto matte.aku ikut``.heh?ikut?apa maksudmu?
``apa sih maksud ne-chan?ne-chan gak boleh ikut aku,sudah ya ne-chan .pokokya ingat kata-kata ku tadi``kata anak itu,lalu dia mencium pipi hibata lagi.hibata juga mencium pipi anak itu.lau anak itu mundur satu l;angkah,dia tersenyum sebelum dia menghilang bagai debu.setelah itu aku mengantar hibata pulang ke rumahnya.malam yg benar-benar aneh.
----------------------------------------------------
hibata P.oV
sejak kejadian itu aku tidak pernah menunggu yuto di`sana`.tapi aku setiap hari pergi ke makam yuto,ditemani oleh keito.
``ne,hibata-chan sudah yuk``kata keito mengjakku pulang
``um,yuto,ne-chan pulang dulu ya``kataku lalu mengusap nisannya .
``hmm..sekarang kau harus mencurahkan waktumu untukku``kata keito
``huh dasar``kataku pura-pura kesal
``kau mau aku pergi seperti yuto?``tanyanya
``huh.awas kalo kau sampai melakukan itu``kataku
``iya,aku tidak akan meningalkanmu``katanya lalu merangkul pundakku,aku emncubit pinngannya
``ITTAI,sakit``katanya manja
``ck,yasudah..ayo``
``walau pun kau memaksaku meninggalkanmu aku tak akan meninggalkanmu``kata keito sedikit berbisik
``apa?``tanyaku menggoda.
``aku gak mau ulang ucapanku``katanya
``huh dasar``kataku....
aku pun tak mau kehilanganmu keito.tidak lagi.aku tidak mau merasakan kehilangan ,cukup sekali.aku akan menjagamu walau harus berkorban nyawa.
-OWARI-
huahahahahahahahahahaha....(stresss makin menjadi) yap..sudah selesai ini cerita..maap akhirnya geje..huahahahahahaha......BLETAK*ditimpuk yuto
yuto:KENAPA GW MESTI MATI????????????????????????????????
author:*megangin jidat yg teraniaya...ck pan lo yg jadi dedek nya si hibata
yuto:ALASAN GAK JELASSSSSSSSSSSSSSSSSS...*gbukin author
yasudahlah berhubung si author digebukin yuto ,jadi kita tutup saja cerita ini..dadah..huaahahahahaha
Tampilkan postingan dengan label okamoto keito. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label okamoto keito. Tampilkan semua postingan
Kamis, 09 Juni 2011
fanfict - it`s not your fault part 2
title:----------------------
oleh Fukuzawa Saya pada 24 Juli 2010 jam 23:26
chara:keito okamoto & ayukawa hibata and nakajima yuto as ayukawa yuto
ini cerita paling geje .lg stress ini buatnya ..ck biarin dah..penulis 2 udah sibuk sekolah,saya juga sih..tapi masih suka nulis bginian yasudahlah
---------------------------------------douzou
part 2
Kini aku dikamarku ,terbaring di ranjangku..menangis sambil memeluk foto adikku,menangisinya setiap malam,penyesalan ini..ini semua karena keegoisanku..membuatnya pergi dan takkan kembali.
``yuto...maafkan nee-chan ..ini semua salah nee-chan..``
Keito POV
Ayukawa hibata..gadis itu selalu muncul dibenakku,perempuan yang selau kulihat di tempat yang sama setiap hari di sana dia berdiri dipersimpangan ,menungu adiknya yang telah tiada,aku sedih melihatnya.entah mengapa sejak aku berkenalan dengannya ,aku semakin sering memikirkannya..apa aku menyukainya?ah..itu dia..dia berdiri disana di persimpangan jalan..seperti biasa..kuhampiri dia.
``hai``sapaku,dia melihatku..mukanya tampak berpikir
``maaf siapa ya?``tanynya..
``aku keito okamoto,kemarin kita sudah berkenalan ne?``jawabku..dia tampak berpikir lagi.
``oh..ah..maaf aku lupa``jawabnya.tapi dia langsung melihat kesebrang jalan lagi..dan tidak bicara satu patah kata pun lagi.seperti biasa dia tidak memperdulikanku yang memerhatikannya dari ujung kaki,sampai kepala,entahlah,aku menikmati memperhatikannya,tapia aku bukan seorang maniak..aku berdiri disampingnya,menjaganya,entah mengapa aku ingin menjaganya,dia kelihatan sangat rapuh.ibu itu datng lagi.ibunya kurasa.seperti biasa dia menjemput hibata yang tidak akan pulang sampai sang ibu membawa paksa dia pulang,aku pu pulang..dengan perasaan semakin aneh,aku sedih melihatnya begitu,tragis?apa itu kata yang cocok untuknya?entahlah
--------------keesokan harinya
sudah kuputuska.akan kuajak dia ke taman hiburan minggu besok..yosh,ayo beranikan dirimu keito okamoto,kau pasti bisa mengajaknya.ah..itu dia..kau tau kan `tempatnya`?kuhampiri dia.
`hai`sapaku
`oh,hai,kau datang lagi?`tanyanya
`iya..ano kau mau pergi ke taman hiburan bersamaku minggu depan,aku dapat tiketnya dari koran``ajakku,di memandangku,berpikir..
``maaf aku tidak bisa``jawabnya singkat,lalu mengalihkan pandangannya ke seberang jlan seperti biasa,tapi aku belum menyerah.
`oh ,ayolah..temani aku ya.ya yah`paksaku..sekitar 20 menit aku memaksanya ,dia pun mau..lalu ibu itu datang lagi menjemputnya.
aku janjian dengannya jam 10 pagi di depan pintu masuk,semoga dia tidak terlambat.
-----------hari minggu
aku bangun pagi,sarapan,lalu mandi...yang kubingungkan adalah..apa YANG HARUS KUKENAKAN????aku mau terlihat `bagus`didepannya.hampir 1 jam aku memilih baju.yap ..polo shirt,celana jeans dan sneakers..hmm..yasudahlah..tidak terlalu buruk.
09.30 aku sampai di pintu masuk Dream land,30 mnit lbih cepat dari waktu janjian.yang penting aku tidak terlambat,semoga dia datang tepat waktu.
10.00 hmm..tepat waktu janjian mana dia?apa dia akan terlambat?
10.55 mungkin macet..
11.30 apa dia lupa?
12.00 hehhhh??????????????????apa sih yg dilakukannya?apa benar benar lupa?kutunggu sebentar lagi
12.30 akhh......kesal!!!!
`you`v got 1 mail`
from:ayu_hiba@yahoo.com
to:kei_to@yahoo.co.id
ano maaf aku tidak bisa datang ..maafkan aku
HEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE???????????APA-APA AN INI?AKU MENUNGUNYA 3 JAM LEBIH DAN DIA MEMBATALKANNYA BEGITU SAJA???ck..sabar keito..biar kuberi dia pelajaran besok.
----------esoknya
dia ada di`tempatnya`aku lagsung menyambar pergelangan tangannya ,kutarik dia..
``hei,apa yang kau lakukan??lepasakan``dia berusaha menarik lengannya,tapi aku lbih kuat darinya..kutarik dia ke sana..masuk ke dalam bianglala.
``APA YG KAU LAKUKAN???``katanya marah..aku memandangnya.dia menatapku marah campur bingung.
``lupakan adikmu,dia telah tiada,itu kecelakaan kan?``tanyaku,dia menatapku semakin tajam.
``tau apa kau?``tanyanya tajam
``aku mendengarnya kemarin sewaktu ibumu menjrmputmu,ibumu berkata`adikmu telah tiada dan itu karena kecelakan ne?``jawabku.dia membuang muka,melihat keluar jendela.aku pindah,duduk kesampingnya.dia menagis..aku menepuk kepalanya.dia menangis semakin keras.aku memeluknya..dia lalu menceritakan semuanya ,tentang hari dimana adiknya meninggal.
aku mengantarnya pulang..karena sudah malam..sebelum pulang aku bilang
``aku akan membantumu melupakan kesediahanmu``
``terimakasih,hati hati``jawabnya,lalu masuk ke dalam rumahnya..aku pun pulang.
-tsuzuku-
sebenernya saya sih mau ja ngeti ini cerita ampe tamat,tapi udah malem bgt..jadi bsok ajalah.di comen ye
fanfict - Little angel (another love story side)
Title : little angel – another love story side story-
Author: saifu
Chara : okamoto keito (HSJ ), Saifu Suzuki (OC ) and other character.
One shot~….
part 2 : http://din-chan07.blogspot.com/2011/04/fanfic-another-love-story-chapter-2.html
part 3 : http://din-chan07.blogspot.com/2011/05/fanfic-another-love-story-chap-3.html
Author PoV
Saifu berjalan sambil menenteng buku buku dikedua tangannya , peluh mengalir dari dahinya .dia baru saja selesai kuliah dan ingin pulang .. saifu menghela nafas panjang . dia lelah..saifu kuliah di bidang fotografi dan dalam beberapa bulan lagi dia akan menamatkan kuliahnya . dia berjalan malas keluar dari gedung universitasnya , tersenyum melihat keito yang tengah berdiri menunggunya didepan gerbang universitasnya.
``keito-kun..``panggil saifu sambil berjalan cepat kearah keito yang tersenyum kearahnnya sambil melambaikan tangannya.
``mau langsung pulang?``Tanya keito sambil mengambil alih buku buku di tangan saifu , saifu mengangguk.
``hmm..aku capek .nande?``Tanya saifu , keito menggeleng .
``iie…ikou..sudah sore.``kata keito lalu mengandeng tangan saifu .
``tadaima…``seru saifu sambil masuk kedalam rumahnnya, dibelakangnnya ada keito yang tengah memegang buku buku saifu.
``okaeri..``seru kei yang berjalan menghampiri adiknya dan keito yang masih tampak canggung bila berhadapan langsung dengan kei yang sepertinya siap membunuhnya kapan saja kalau kalau keto berani macam macam pada saifu , apalagi sejak saifu mengatakan dia ingin tinggal bersama keito dan langsung membuat kei marah dan tanpa sadar memukul saifu..kei lebih waspada kepada keito . kei menatap keito dengan tatapan dingin.
``sudah malam..lebih baik kau pulang keito ,ibu dan ayah kami sedang pergi…jadi kau pulang saja..saifu masuk sana.``kata kei , keito haanya mengangguk canggung sedangkan saifu mentap kei sedikit tidak suka.
``kenapa kau mentapku begitu? Hmm?``Tanya kei pada saifu yang mentapnya , saifu hanya cemberut mentap kakanya.
``onii-chan..kau.apa nii-chan gabisa bersikap lebih baik sama keito?``kata saifu sedikit kesal pada kei .
``ah..sudahlah..keito hati hati dijalan ya..jya..``kata kei sambil menutup pintu rumahnya, keito hanya tersenyum kecil mentap saifu yang tampak bersalah dengan sikap kei terhadap keito.
Saifu dan keito semakin sibuk mempersiapkan skripsi mereka , ya..mereka akan segera menamatkan kuliah mereka..namun karena terlalu sibuk mereka jadi jarang bertemu ..saifu dan keito mengerti ..jadi mereka tidak banyak mengeluh karena mereka jarang bertemu dan mereka berusaha menyelesaikan tugas akhir mereka dengan cepat agar mereka punya waktu luang untuk bersama .
Saifu berjalan cepat bahkan hamper berlari menyusuri koridor universitasnya sambil memneteng kameranya dan beberapa peralatannya . saifu mengumpat dalam hati , hari tanggal 1 april ..dan ini adalah hari ulang tahun keito . keito hari ini tidak ada mata kuliah dan hanya dirumah , saifu melihat keluar jendela yang ada di sepanjang dinding koridor..langit mendung dan sepertinya akan hujan. Saifu berlari semakin kencang ke lokernya , dia menaruh kameranya didalam lokernya takut jika tiba tiba hujan dan kameranya bisa rusak karena kebasahan , dia mengambil kotak berisi cake coklat yang sudah dibelinya tadi pagi . dia berlari pelan takut jika dia berlari kencang kuenyaa akan terguncang guncang dan rusak , saat saifu tengah berjalan cepat tiba tiba hujan turun ..saifu mau tak mau berlari kencang ke apartemen keito yang sudah dekat .
``ting tong…``
Keito yang tengah menonton tv beranjak dari sofanya membuka pintu , kaget mendapati saifu sudah basah kuyup sambil tersenyum kearahnya dan menyodorkan sebuah kotak putih yang juga sudah sedikit basah.
``fu.kau basah …ini apa?``Tanya keito sambil mencoba mengeringkan rambut saifu yang basah dengan tangnnya.
``otanjoubi omedetou gozaimasu keito –kun…``seru saifu riang sambil tersenyum , untuk beberapa saat keito hanya bisa terpaku melihat saifu , lalu tersenyum kearah saifu.
``arigatou…``kata keito , saifu mengangguk.
``ayo masuk..ganti bajumu ya..pakai kaus ku saja..ayo masuk.``kata keito sambil menggandeng tangan saifu masuk.
``ojyamashimasu…``kata saifu . keito masuk kemarnya dan kembali sambil membawa selembar kaus dan sebuah celana panjang miliknya.
``pakai saja…sedikit kebesaran mungkin tapi yang penting tidak basah , sudah sana ganti bajumu..``kata keito lalu mengambil piring didapur dan 2 gelas the untuknya dan saifu.
``ehhh…..kuenya rusak…``seru saifu sedih melihat kue yang sengaja dibelnya untuk keito bentuknya sudah tidak beraturan dan juga sedikit basah karena terkena hujan tadi, keito tersenyum sambil mengelus elus kepala saifu.
``daijobu..yang penting masih bisa dimakan kan? Toh saat dimakan pun bentuknya akan menjadi tidak beraturan juga..``kata keito santai sambil memakan kue tersebut
``tapi…``
``tapi apa? Arigatou ne…fu ..``kata keito sambil tersenyum kearah saifu yang mau tak mau juga ikut tersenyum kearah keito. Keito menatap saifu .
``nande keito-kun?``Tanya saifu bingung karena keito menatapnya dengan tatapan yang menurut saifu beda dari biasanya , tiba tiba wajah keito mendekat kewajah saifu sampai akhirnya bibir mereka bersentuhan. Mereka berciuman lama ,keito melepaskan ciumannya sejenak menatap saifu yang juga mentapnya. Keito menidurkan saifu disofa yang tengah mereka duduki lalu mulai mencium lagi bibir saifu.
``keito…``panggil saifu masih bingung dengan apa yang akan dilakukan keito , namun begitu keito mulai menciumnnya sambil menarik kaus yang dikenakannya saifu mengerti ..dan yang selanjutnya terjadi hanya mereka berdua yang tahu. (author:cukup saya bkin ini bagiannn!!!!!!gyaaaaaaaaaaaaaaa!*kabur)
2 bulan kemudian .
``fu..daijobu ka?``Tanya kei pada saifu yang menopang kepalanya di meja makan, sedari tadi makanan yang sudah disipakan ibunya pun hanya diabaikannya sampai menjadi dingin. Saifu menggeleng.
``daijobu ..aku hanya masuk angin kurasa..``kata saifu sambil memegang sumpit yang sedari tadi ada di samping mangkuk nasinya hendak memakan nasinya , baru akan memasukkan nasi kemulutnya , saifu langsung berlari kearah kamar mandi, kei yang bingung mengikuti saifu kekamar mandi..bingung melihat saifu muntah muntah di westafel.
``ugrhh…``erang saifu sambil memegang perutnya,kei menghampiri saifu dan mengusap usap pundaknnya.
``daijobu ka..?``Tanya kei khawatir, saifu mengangguk dan mengelap mulutnya dengan handuk.’
``daijobu…``kata saifu pada kei yang tampak khawatir, namun dalam hati saifu sedikit was was ..takut jika perkiraannya benar.
``biar kita ke dokter…``kata kei , saifu menggeleng .
``tidak perlu nii-chan..aku hanya perlu istirahat saja ``kata saifu ,lalu berjalan melewati kakanya masuk kekamarnya . dia merebahkan tubuhnya dikasurnya ,memegangi perutnya…dia tidak takut jika perkiraanya benar, hanya saja..dia takut orang tuanya marah..apalagi kei ..saifu takut kei marah dan menghajar keito .
``besok aku akan kedokter saja.``kata saifu pelan pada dirinya sendiri , saifu sebenarnya ingin minta keito ikut menemaninya ke dokter tapi urung dilakukannya.
``biar aku sendiri saja…``kata saifu pelan kepada dirinya sendiri lagi ,lalu sibuk dengan pikirannya sendiri.
``bagaimana dokter?``Tanya saifu was was pada dokter di depannya , dokter itu tersenyum .
``selamat Suzuki-san…anda telah mengandung…sudah 2 minggu..``kata dokter tersebut, saifu Nampak kaget.
``eeehhh???``
``ada apa Suzuki-san?``Tanya dokter itu bingung karena bukannya senang saifu mlah kaget mendengar pernyataan dokter .
``eh? i..iie…arigatou ne..sensei..``kata saifu lalu beranjak dari ruang dokter tersebut , dia berjalan sembari megangi perutnya..perutnya yang kini ada bayi kecilnya yang tengah tertidur lelap. Saifu ragu untuk member tahu keito, mereka baru saja lulus dari universitas 1bulan lalu..tidak mungkin bagi mereka unutk menikah..orang tua saifu tidak akan mengizinkan.terutama kei . keito yang baru saja lulus universitas tentu saja belum punya penghasilan yang cukup untuk membiayainya dan anaknya nati..keito hanya baito di totko 24jam gajinya pun tak terlalu besar. Saifu menarik nafas panjang.
``bagaimanapun aku harus memberitahukannya pada keito...``kata saifu pelan pada dirinya sendiri .
``ting tong…``.
``are.? Saifu…? Dousta?`Tanya keito bingung melihat saifu yang berdiri didepan pintu apartemennya dengan wajah cemas.
``bicara didalam saja ne keito…``kata saifu , keito mengangguk dan mempersilahkan saifu masuk kedalam apartemennya .saifu duduk di sofa ruang t keito sedangkan keito mengambil 2 gelas jus jeruk untuk mereka berdua.
``silahkan..``kata keito sambil meletakkan 2 gelas jus jeruk dimeja tepat didepan sofa yang diduduki saifu , saifu mentap keito ragu. Saifu ragu untuk memberitahukan tentang kehamilannya.
``saifu..kau kenapa? Kenapa menatapku begitu?``Tanya keito bingung .
``keito…ck, bagaimana cara mengatakannya..ck.``kata saifu sambil mengeluh.
``katakana saja fu..ada apa?``Tanya keito lembut . saifu mengigit bibir bawahnya, mengenggam tangan keito yang duduk disampingnnya.
``keito..aku..``
``ya?``
``aku…``
``katakana saja fu..kau percaya padaku kan?``kata keito pada saifu , saifu mentap keito sambil mengenggam sebelah tangan keito erat .
``aku hamil keito…``kata saifu pelan namun keito masih bisa mendengarnya. Hening untuk beberapa menit. Saifu mendesah dalam hati karena hamper 5 menit keito tidak juga bicara..hanya diam.
``keito aku..`` kata kata saifu terpotong oleh wajah keito yang tersenyum kerahnya, saifu mentap keito bingung.
``kita menikah saja ya fu…``kata keito.
``eh?``
``kita besarkan anak kita bersama``kata keito lagi.
``chotto…keito.``kata saifu.
``hm..nani?``Tanya keito sambil mentap saifu.
``kau…bagaimana bisa kita menikah, kita baru saja lulus kan? Kita belum punya pekerjaan..bagaimana kita membesarkan anak ini?``kata saifu sambil menatap keito.
``daijobu..percayalah padaku…ne fu?``kata keito sambil tersenyum, saifu tersenyum mengangguk.
``arigatou…``kata saifu . keito mengangguk.
``ah, aku harus bertemu keluargamu kurasa..besok bagaimana?``Tanya keito , saifu hanya mengangguk.
Suasana di ruang tamu keluarga suzuku terasa suram , aura kemarahan orang tua saifu dan kei terasa dengan jelas diruangn itu.
``APA MAKSUDNYA SEMUA INI!!!``bentak kei pada saifu dan keito yang tengah duduk bersimpuh dilantai menghadap orang tua saifu dan kei , kei terlihat sangat marah orang tua saifu juga. Ayah saifu tampak benar benar marah hingga tidak bisa bicara apapun. Kei berkecak pinggang , wajahnya memerah marah.
``KEITO!!KAU…!!KALIAN!!BERANI BERANINYA KALIAN MELAKUKAN HAL ITU !!!``bentak kei lagi .
``inoo-san ..karena itu aku ingin bertanggung jawab menikahi Suzuki-san``kata keito sambil menatap kei.
``APA?KAU BISA APA???MEMANGNYA ANAK ITU MAU KALIAN BERI MAKAN BATU???!!!TIDAK!!AKU TIDAK MENGIZINKAN KALIAN MENIKAH!`` bentak kei kesal .
``demo..onii-chan…aku..``
``URUSEE FU!!``bentak kei pada saifu .
``tapi nii-chan..bagaimana anak ini??aku harus segera menikah dengan keito..oka-san..otou-san..``kata saifu lirih , wajahnya tampak memohon . kei marah , sangat marah pada adiknya ini..dengan tindakan sembrono saifu dan keito.
``fu…kau! Kau masih mudaa!!!kau mengecewakan otou-san fu..``kata ayah saifu dengan nada marah, saifu menunduk ..menagis, keito mengusap usap punggung saifu yang menangis. Kei langsung menarik tangan keito ,mengibaskannya dan menarik saifu .
``jangan sentuh adikku!!``bentak kei sambil menatap keito kesal.
``onii-chan!!kumohon…aku..aku ingin menikah dengan keito!!``kata saifu sambil menangis terisak pada kei yang mencengkeram lengannya erat , kei enggan melihat wajah saifu dia marah sekali.
``onii-chann….``kata saifu menangis sambil berlutu kepada kei yang mencengkram lengannya erat. Keito tidak tahu apa yang harus dia katakana , dia bersujud dibawah kaki orang tua saifu.
``onegashimasu..biarkan kami menikah..``kata keito sambil bersujud didepan kaki prang tua saifu , saifu enoleh kearah keito menangis melihat keito bersujud didepan kaki orang tuanya.
``keito…``lirih saifu. Kei menatap saifu , dia tidak tega melihat adiknya..tapi dia benar benar kecewa. Kei melepaskan cengkramannya pada tangan saifu.
Wajah ayah saifu tampak berfikir. Menarik nafas panjang.
``baiklah….kalian boleh menikah..``kata ayah saifu akhirnya, setelah mendengar perkataan ayahnya kei langsung masuk kekamarnya..tidak ingin mendengar lebih lanjut pembicaraan mereka, dia belum rela membiarkan adiknya menikah. Kei sangat menyangi saifu walau saifu hanyalah adik tirinya, tapi dia sangat menyanginya.
``hontou ni otou-san??``Tanya saifu , ayahnya tidak menjawab , hanya mentap keito.
``aku harus bicara dengan ibumu keito , jadi pastikan dia segera menemuiku ..malam ini pulanglah..``kata ayah saifu lalu tanpa bicara apa apa lagi masuk kekamarnya. Ibu saifu hanya tersenyum simpul .
``keito kun pulanglah..``kata ibu saifu , keito mengangguk lalu pulang .
Saifu menatap ibunya, yah…dia memang bukan ibu kandungnnya . tapi ,dia tetaplah ibunya.
``oka-san…aku..``
``fu-chan..malam ini istirahat saja ya.``kata ibu saifu lalu masuk kekamarnya. Saifu menunduk , dia tau keluarganya kecewa padanya , saifu tahu itu.
Esoknya ibu keito datang kerumah saifu ,membicarakan pernikahan saifu dan keito. Ibu keito tampak bersalah , dia berjanji akan membiayai hidup keito saifu dan anaknya nanti samapi keito bisa membiayai hidpnya sendiri . kei mau tak mau merelakan saifu meikah dengan keito . kei memberi keito banyak wejangan.1bulan kemudian saifu dan keito menikah ..ibu saifu dan orang tua saifu sudah mempersiapkan rumah untuk saifu dan keito , rumah mereka tak jauh dari rumah orang tua saifu. Keito semakin giat bekerja , dia masih baito..beberapa bulan kemudian saat usia kandungan saifu menginjak 5 bulan keito mendapat pekerjaan sebagai karyawan disebuah perusahaan besar. Kehidupan mereka semakin membaik karena keito punya pekerjaan yang bagus , sapmpai pada akhirnnya kini . orang tua saifu ,kei , ibu saifu , din, dan keito tengah berdiri cemas didepan ruang bersalin . saifu tengah menjalani persalinan. Kei panic , dia takut terjadi apa apa pada adiknya , din disamping kei menangkan kei yang gelisah , mereka semua gelisah menunggu persalinan saifu tapi yang paliang gelisah adalah keito .sedari tadi dia mondar mandir didepan ruang bersalin saifu . peluh mengalir diwajahnya, sesekali dia melihat jam, tampak tidak sabar. 30menit kemudian suara khas bayi terdengar dari dalam . dokter keluar dari ruang bersalin tersebut , membuka maskernya.
``okamoto-san..yang mana okamoto-san?``Tanya sang dokter . keito menghampiri dokter tersebut
``saya okamoto..``kata keito ,dokter itu tersenyum .
``selamat anak anda perempuan..``kata sang dokter,lalu berlalu dari hadapan keito.keito menangis , kei menghampiri keito.
``selamat…jaga keponakanku dengan baik..``kata kei pada keito.
``arigatou…``kata keito sambil tersenyum mengusap air matanya.
“Okaa-saann!!”, seru saifu didepan rumah orang tuanya, “Tadaima!!”, serunya lagi
“Ah.. Fu-chan..”, kata Ibu sambil menghampiri saifu .
“Ojamashimasu..”, kata seseorang lagi.
“Ayo masuk…”, kata Ibu.
“Nee-chan!! Kau datang?!!”, seru Saifu ketika melihat Din di dalam rumah.
Din mengangguk, “Un! Waaa~ Karen sudah besar ya..”, Din menyambut anak kecil yang umurnya baru sekitar satu tahun itu di pelukannya.
“Iya… ia baru bisa bilang Mama dan Papa..”, kata Saifu tersenyum.
“Dinchan!! Yo!”, sapa Keito yang sibuk menaruh barang – barang milik mereka.
“Yo!”, sapa Din, “Ne.. Fu-chan… kenapa anakmu ini mirip Keito ya? Rugi banget harus mirip dia..”, kata Din lalu mencibir pada Keito.
“Hahahaha~ sial kau!”, kata Keito.
“Ah! Kebetulan sekali Dinchan datang… hari ini Karen ulang tahun pertamanya..”, kata Ibu.
“Ooohh~”, Din menggendong Karen dengan sayang, “Kau sudah besar ya Karen-chan..”, kata Din gemas.
“Kita akan makan malam bersama.. kau ikut ya…”, kata Ibu.din mengangguk , saifu tersenyum menatap din yang tengah menggendong Karen . tersenyum . saifu bersyukur dapat bertemu din..dapat bertemu keito ..dan …karena mereka, hidup saifu menjadi bahagia walau pernah diisi dengan kesedihan namun pada akhirnya seperti inilah mereka .saifu senang din dapat berbahagia dengan takaki.
``fu-chan kenapa bengong…Karen melihatmu nih..dia bingung kaa-channya dari tada hanya diam``kata din sambil menggendong Karen yang mentap saifu ,saifu menjulurkan tangannya mengambil alih tubuh Karen yang tadi digendong din.
``mama..``seru karena dengan suara manisnya.
``kawaiii…``seru din.
``ah..karen-chan..kau benar benar sial..kenapa wajahmu harus mirip keito?? Coba kalau wajahnya mirip kei…``kata din sambil tertawa tawa. Kei yang baru saja mengganti bajunya mencubit pipi din.
``itte…``kata din .
``sial kau din , karennn…kau sehat?``kata kei sambil menatap karena yang digendong saifu. Karen mengangguk untuk menjawab pertanyaan oji-sannya tersebut.
``biar kugendong fu..``kata kei , saifu mengangguk lalu memberikan Karen pada kei yang menggendongnya dengan saying lalu mencium pipi tembam Karen.
``heii..ayo cepat bantu ibu siapakan makan malam …kei ambil kue di toko kue xx , ibu sudah pesan kau tinggal ambil saja``seru ibu dari dapur,, kei memberikan karen kepada saifu.
``aku pergi dulu keren-chan…matte ne..``kata kei lalu bergegas pergi dengan mobilnya.
Malam itu mereka merayakan ulang tahun Karen yang pertama bersama…saifu tersenyum menatap malaikat kecilnya. Karen. Saifu mencium pipi Karen yang sudah setangah mengantuk , keito menatap saifu lalu ikut mencium Karen yang sudah tertidur.sedangkan Yang lain sedang membereskan sisa sisa pesta mereka .
``oyasumi my little angel…``bisik keito dan saifu di kuping Karen pelan.
``OWARII``
Are? Owari??? Hahahahahahahahahaha….
GAJEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE
Author: saifu
Chara : okamoto keito (HSJ ), Saifu Suzuki (OC ) and other character.
One shot~….
- Credit to : http://www.facebook.com/dinchan07 and http://din-chan07.blogspot.com/
part 2 : http://din-chan07.blogspot.com/2011/04/fanfic-another-love-story-chapter-2.html
part 3 : http://din-chan07.blogspot.com/2011/05/fanfic-another-love-story-chap-3.html
Author PoV
Saifu berjalan sambil menenteng buku buku dikedua tangannya , peluh mengalir dari dahinya .dia baru saja selesai kuliah dan ingin pulang .. saifu menghela nafas panjang . dia lelah..saifu kuliah di bidang fotografi dan dalam beberapa bulan lagi dia akan menamatkan kuliahnya . dia berjalan malas keluar dari gedung universitasnya , tersenyum melihat keito yang tengah berdiri menunggunya didepan gerbang universitasnya.
``keito-kun..``panggil saifu sambil berjalan cepat kearah keito yang tersenyum kearahnnya sambil melambaikan tangannya.
``mau langsung pulang?``Tanya keito sambil mengambil alih buku buku di tangan saifu , saifu mengangguk.
``hmm..aku capek .nande?``Tanya saifu , keito menggeleng .
``iie…ikou..sudah sore.``kata keito lalu mengandeng tangan saifu .
``tadaima…``seru saifu sambil masuk kedalam rumahnnya, dibelakangnnya ada keito yang tengah memegang buku buku saifu.
``okaeri..``seru kei yang berjalan menghampiri adiknya dan keito yang masih tampak canggung bila berhadapan langsung dengan kei yang sepertinya siap membunuhnya kapan saja kalau kalau keto berani macam macam pada saifu , apalagi sejak saifu mengatakan dia ingin tinggal bersama keito dan langsung membuat kei marah dan tanpa sadar memukul saifu..kei lebih waspada kepada keito . kei menatap keito dengan tatapan dingin.
``sudah malam..lebih baik kau pulang keito ,ibu dan ayah kami sedang pergi…jadi kau pulang saja..saifu masuk sana.``kata kei , keito haanya mengangguk canggung sedangkan saifu mentap kei sedikit tidak suka.
``kenapa kau mentapku begitu? Hmm?``Tanya kei pada saifu yang mentapnya , saifu hanya cemberut mentap kakanya.
``onii-chan..kau.apa nii-chan gabisa bersikap lebih baik sama keito?``kata saifu sedikit kesal pada kei .
``ah..sudahlah..keito hati hati dijalan ya..jya..``kata kei sambil menutup pintu rumahnya, keito hanya tersenyum kecil mentap saifu yang tampak bersalah dengan sikap kei terhadap keito.
Saifu dan keito semakin sibuk mempersiapkan skripsi mereka , ya..mereka akan segera menamatkan kuliah mereka..namun karena terlalu sibuk mereka jadi jarang bertemu ..saifu dan keito mengerti ..jadi mereka tidak banyak mengeluh karena mereka jarang bertemu dan mereka berusaha menyelesaikan tugas akhir mereka dengan cepat agar mereka punya waktu luang untuk bersama .
Saifu berjalan cepat bahkan hamper berlari menyusuri koridor universitasnya sambil memneteng kameranya dan beberapa peralatannya . saifu mengumpat dalam hati , hari tanggal 1 april ..dan ini adalah hari ulang tahun keito . keito hari ini tidak ada mata kuliah dan hanya dirumah , saifu melihat keluar jendela yang ada di sepanjang dinding koridor..langit mendung dan sepertinya akan hujan. Saifu berlari semakin kencang ke lokernya , dia menaruh kameranya didalam lokernya takut jika tiba tiba hujan dan kameranya bisa rusak karena kebasahan , dia mengambil kotak berisi cake coklat yang sudah dibelinya tadi pagi . dia berlari pelan takut jika dia berlari kencang kuenyaa akan terguncang guncang dan rusak , saat saifu tengah berjalan cepat tiba tiba hujan turun ..saifu mau tak mau berlari kencang ke apartemen keito yang sudah dekat .
``ting tong…``
Keito yang tengah menonton tv beranjak dari sofanya membuka pintu , kaget mendapati saifu sudah basah kuyup sambil tersenyum kearahnya dan menyodorkan sebuah kotak putih yang juga sudah sedikit basah.
``fu.kau basah …ini apa?``Tanya keito sambil mencoba mengeringkan rambut saifu yang basah dengan tangnnya.
``otanjoubi omedetou gozaimasu keito –kun…``seru saifu riang sambil tersenyum , untuk beberapa saat keito hanya bisa terpaku melihat saifu , lalu tersenyum kearah saifu.
``arigatou…``kata keito , saifu mengangguk.
``ayo masuk..ganti bajumu ya..pakai kaus ku saja..ayo masuk.``kata keito sambil menggandeng tangan saifu masuk.
``ojyamashimasu…``kata saifu . keito masuk kemarnya dan kembali sambil membawa selembar kaus dan sebuah celana panjang miliknya.
``pakai saja…sedikit kebesaran mungkin tapi yang penting tidak basah , sudah sana ganti bajumu..``kata keito lalu mengambil piring didapur dan 2 gelas the untuknya dan saifu.
``ehhh…..kuenya rusak…``seru saifu sedih melihat kue yang sengaja dibelnya untuk keito bentuknya sudah tidak beraturan dan juga sedikit basah karena terkena hujan tadi, keito tersenyum sambil mengelus elus kepala saifu.
``daijobu..yang penting masih bisa dimakan kan? Toh saat dimakan pun bentuknya akan menjadi tidak beraturan juga..``kata keito santai sambil memakan kue tersebut
``tapi…``
``tapi apa? Arigatou ne…fu ..``kata keito sambil tersenyum kearah saifu yang mau tak mau juga ikut tersenyum kearah keito. Keito menatap saifu .
``nande keito-kun?``Tanya saifu bingung karena keito menatapnya dengan tatapan yang menurut saifu beda dari biasanya , tiba tiba wajah keito mendekat kewajah saifu sampai akhirnya bibir mereka bersentuhan. Mereka berciuman lama ,keito melepaskan ciumannya sejenak menatap saifu yang juga mentapnya. Keito menidurkan saifu disofa yang tengah mereka duduki lalu mulai mencium lagi bibir saifu.
``keito…``panggil saifu masih bingung dengan apa yang akan dilakukan keito , namun begitu keito mulai menciumnnya sambil menarik kaus yang dikenakannya saifu mengerti ..dan yang selanjutnya terjadi hanya mereka berdua yang tahu. (author:cukup saya bkin ini bagiannn!!!!!!gyaaaaaaaaaaaaaaa!*kabur)
2 bulan kemudian .
``fu..daijobu ka?``Tanya kei pada saifu yang menopang kepalanya di meja makan, sedari tadi makanan yang sudah disipakan ibunya pun hanya diabaikannya sampai menjadi dingin. Saifu menggeleng.
``daijobu ..aku hanya masuk angin kurasa..``kata saifu sambil memegang sumpit yang sedari tadi ada di samping mangkuk nasinya hendak memakan nasinya , baru akan memasukkan nasi kemulutnya , saifu langsung berlari kearah kamar mandi, kei yang bingung mengikuti saifu kekamar mandi..bingung melihat saifu muntah muntah di westafel.
``ugrhh…``erang saifu sambil memegang perutnya,kei menghampiri saifu dan mengusap usap pundaknnya.
``daijobu ka..?``Tanya kei khawatir, saifu mengangguk dan mengelap mulutnya dengan handuk.’
``daijobu…``kata saifu pada kei yang tampak khawatir, namun dalam hati saifu sedikit was was ..takut jika perkiraannya benar.
``biar kita ke dokter…``kata kei , saifu menggeleng .
``tidak perlu nii-chan..aku hanya perlu istirahat saja ``kata saifu ,lalu berjalan melewati kakanya masuk kekamarnya . dia merebahkan tubuhnya dikasurnya ,memegangi perutnya…dia tidak takut jika perkiraanya benar, hanya saja..dia takut orang tuanya marah..apalagi kei ..saifu takut kei marah dan menghajar keito .
``besok aku akan kedokter saja.``kata saifu pelan pada dirinya sendiri , saifu sebenarnya ingin minta keito ikut menemaninya ke dokter tapi urung dilakukannya.
``biar aku sendiri saja…``kata saifu pelan kepada dirinya sendiri lagi ,lalu sibuk dengan pikirannya sendiri.
``bagaimana dokter?``Tanya saifu was was pada dokter di depannya , dokter itu tersenyum .
``selamat Suzuki-san…anda telah mengandung…sudah 2 minggu..``kata dokter tersebut, saifu Nampak kaget.
``eeehhh???``
``ada apa Suzuki-san?``Tanya dokter itu bingung karena bukannya senang saifu mlah kaget mendengar pernyataan dokter .
``eh? i..iie…arigatou ne..sensei..``kata saifu lalu beranjak dari ruang dokter tersebut , dia berjalan sembari megangi perutnya..perutnya yang kini ada bayi kecilnya yang tengah tertidur lelap. Saifu ragu untuk member tahu keito, mereka baru saja lulus dari universitas 1bulan lalu..tidak mungkin bagi mereka unutk menikah..orang tua saifu tidak akan mengizinkan.terutama kei . keito yang baru saja lulus universitas tentu saja belum punya penghasilan yang cukup untuk membiayainya dan anaknya nati..keito hanya baito di totko 24jam gajinya pun tak terlalu besar. Saifu menarik nafas panjang.
``bagaimanapun aku harus memberitahukannya pada keito...``kata saifu pelan pada dirinya sendiri .
``ting tong…``.
``are.? Saifu…? Dousta?`Tanya keito bingung melihat saifu yang berdiri didepan pintu apartemennya dengan wajah cemas.
``bicara didalam saja ne keito…``kata saifu , keito mengangguk dan mempersilahkan saifu masuk kedalam apartemennya .saifu duduk di sofa ruang t keito sedangkan keito mengambil 2 gelas jus jeruk untuk mereka berdua.
``silahkan..``kata keito sambil meletakkan 2 gelas jus jeruk dimeja tepat didepan sofa yang diduduki saifu , saifu mentap keito ragu. Saifu ragu untuk memberitahukan tentang kehamilannya.
``saifu..kau kenapa? Kenapa menatapku begitu?``Tanya keito bingung .
``keito…ck, bagaimana cara mengatakannya..ck.``kata saifu sambil mengeluh.
``katakana saja fu..ada apa?``Tanya keito lembut . saifu mengigit bibir bawahnya, mengenggam tangan keito yang duduk disampingnnya.
``keito..aku..``
``ya?``
``aku…``
``katakana saja fu..kau percaya padaku kan?``kata keito pada saifu , saifu mentap keito sambil mengenggam sebelah tangan keito erat .
``aku hamil keito…``kata saifu pelan namun keito masih bisa mendengarnya. Hening untuk beberapa menit. Saifu mendesah dalam hati karena hamper 5 menit keito tidak juga bicara..hanya diam.
``keito aku..`` kata kata saifu terpotong oleh wajah keito yang tersenyum kerahnya, saifu mentap keito bingung.
``kita menikah saja ya fu…``kata keito.
``eh?``
``kita besarkan anak kita bersama``kata keito lagi.
``chotto…keito.``kata saifu.
``hm..nani?``Tanya keito sambil mentap saifu.
``kau…bagaimana bisa kita menikah, kita baru saja lulus kan? Kita belum punya pekerjaan..bagaimana kita membesarkan anak ini?``kata saifu sambil menatap keito.
``daijobu..percayalah padaku…ne fu?``kata keito sambil tersenyum, saifu tersenyum mengangguk.
``arigatou…``kata saifu . keito mengangguk.
``ah, aku harus bertemu keluargamu kurasa..besok bagaimana?``Tanya keito , saifu hanya mengangguk.
Suasana di ruang tamu keluarga suzuku terasa suram , aura kemarahan orang tua saifu dan kei terasa dengan jelas diruangn itu.
``APA MAKSUDNYA SEMUA INI!!!``bentak kei pada saifu dan keito yang tengah duduk bersimpuh dilantai menghadap orang tua saifu dan kei , kei terlihat sangat marah orang tua saifu juga. Ayah saifu tampak benar benar marah hingga tidak bisa bicara apapun. Kei berkecak pinggang , wajahnya memerah marah.
``KEITO!!KAU…!!KALIAN!!BERANI BERANINYA KALIAN MELAKUKAN HAL ITU !!!``bentak kei lagi .
``inoo-san ..karena itu aku ingin bertanggung jawab menikahi Suzuki-san``kata keito sambil menatap kei.
``APA?KAU BISA APA???MEMANGNYA ANAK ITU MAU KALIAN BERI MAKAN BATU???!!!TIDAK!!AKU TIDAK MENGIZINKAN KALIAN MENIKAH!`` bentak kei kesal .
``demo..onii-chan…aku..``
``URUSEE FU!!``bentak kei pada saifu .
``tapi nii-chan..bagaimana anak ini??aku harus segera menikah dengan keito..oka-san..otou-san..``kata saifu lirih , wajahnya tampak memohon . kei marah , sangat marah pada adiknya ini..dengan tindakan sembrono saifu dan keito.
``fu…kau! Kau masih mudaa!!!kau mengecewakan otou-san fu..``kata ayah saifu dengan nada marah, saifu menunduk ..menagis, keito mengusap usap punggung saifu yang menangis. Kei langsung menarik tangan keito ,mengibaskannya dan menarik saifu .
``jangan sentuh adikku!!``bentak kei sambil menatap keito kesal.
``onii-chan!!kumohon…aku..aku ingin menikah dengan keito!!``kata saifu sambil menangis terisak pada kei yang mencengkeram lengannya erat , kei enggan melihat wajah saifu dia marah sekali.
``onii-chann….``kata saifu menangis sambil berlutu kepada kei yang mencengkram lengannya erat. Keito tidak tahu apa yang harus dia katakana , dia bersujud dibawah kaki orang tua saifu.
``onegashimasu..biarkan kami menikah..``kata keito sambil bersujud didepan kaki prang tua saifu , saifu enoleh kearah keito menangis melihat keito bersujud didepan kaki orang tuanya.
``keito…``lirih saifu. Kei menatap saifu , dia tidak tega melihat adiknya..tapi dia benar benar kecewa. Kei melepaskan cengkramannya pada tangan saifu.
Wajah ayah saifu tampak berfikir. Menarik nafas panjang.
``baiklah….kalian boleh menikah..``kata ayah saifu akhirnya, setelah mendengar perkataan ayahnya kei langsung masuk kekamarnya..tidak ingin mendengar lebih lanjut pembicaraan mereka, dia belum rela membiarkan adiknya menikah. Kei sangat menyangi saifu walau saifu hanyalah adik tirinya, tapi dia sangat menyanginya.
``hontou ni otou-san??``Tanya saifu , ayahnya tidak menjawab , hanya mentap keito.
``aku harus bicara dengan ibumu keito , jadi pastikan dia segera menemuiku ..malam ini pulanglah..``kata ayah saifu lalu tanpa bicara apa apa lagi masuk kekamarnya. Ibu saifu hanya tersenyum simpul .
``keito kun pulanglah..``kata ibu saifu , keito mengangguk lalu pulang .
Saifu menatap ibunya, yah…dia memang bukan ibu kandungnnya . tapi ,dia tetaplah ibunya.
``oka-san…aku..``
``fu-chan..malam ini istirahat saja ya.``kata ibu saifu lalu masuk kekamarnya. Saifu menunduk , dia tau keluarganya kecewa padanya , saifu tahu itu.
Esoknya ibu keito datang kerumah saifu ,membicarakan pernikahan saifu dan keito. Ibu keito tampak bersalah , dia berjanji akan membiayai hidup keito saifu dan anaknya nanti samapi keito bisa membiayai hidpnya sendiri . kei mau tak mau merelakan saifu meikah dengan keito . kei memberi keito banyak wejangan.1bulan kemudian saifu dan keito menikah ..ibu saifu dan orang tua saifu sudah mempersiapkan rumah untuk saifu dan keito , rumah mereka tak jauh dari rumah orang tua saifu. Keito semakin giat bekerja , dia masih baito..beberapa bulan kemudian saat usia kandungan saifu menginjak 5 bulan keito mendapat pekerjaan sebagai karyawan disebuah perusahaan besar. Kehidupan mereka semakin membaik karena keito punya pekerjaan yang bagus , sapmpai pada akhirnnya kini . orang tua saifu ,kei , ibu saifu , din, dan keito tengah berdiri cemas didepan ruang bersalin . saifu tengah menjalani persalinan. Kei panic , dia takut terjadi apa apa pada adiknya , din disamping kei menangkan kei yang gelisah , mereka semua gelisah menunggu persalinan saifu tapi yang paliang gelisah adalah keito .sedari tadi dia mondar mandir didepan ruang bersalin saifu . peluh mengalir diwajahnya, sesekali dia melihat jam, tampak tidak sabar. 30menit kemudian suara khas bayi terdengar dari dalam . dokter keluar dari ruang bersalin tersebut , membuka maskernya.
``okamoto-san..yang mana okamoto-san?``Tanya sang dokter . keito menghampiri dokter tersebut
``saya okamoto..``kata keito ,dokter itu tersenyum .
``selamat anak anda perempuan..``kata sang dokter,lalu berlalu dari hadapan keito.keito menangis , kei menghampiri keito.
``selamat…jaga keponakanku dengan baik..``kata kei pada keito.
``arigatou…``kata keito sambil tersenyum mengusap air matanya.
“Okaa-saann!!”, seru saifu didepan rumah orang tuanya, “Tadaima!!”, serunya lagi
“Ah.. Fu-chan..”, kata Ibu sambil menghampiri saifu .
“Ojamashimasu..”, kata seseorang lagi.
“Ayo masuk…”, kata Ibu.
“Nee-chan!! Kau datang?!!”, seru Saifu ketika melihat Din di dalam rumah.
Din mengangguk, “Un! Waaa~ Karen sudah besar ya..”, Din menyambut anak kecil yang umurnya baru sekitar satu tahun itu di pelukannya.
“Iya… ia baru bisa bilang Mama dan Papa..”, kata Saifu tersenyum.
“Dinchan!! Yo!”, sapa Keito yang sibuk menaruh barang – barang milik mereka.
“Yo!”, sapa Din, “Ne.. Fu-chan… kenapa anakmu ini mirip Keito ya? Rugi banget harus mirip dia..”, kata Din lalu mencibir pada Keito.
“Hahahaha~ sial kau!”, kata Keito.
“Ah! Kebetulan sekali Dinchan datang… hari ini Karen ulang tahun pertamanya..”, kata Ibu.
“Ooohh~”, Din menggendong Karen dengan sayang, “Kau sudah besar ya Karen-chan..”, kata Din gemas.
“Kita akan makan malam bersama.. kau ikut ya…”, kata Ibu.din mengangguk , saifu tersenyum menatap din yang tengah menggendong Karen . tersenyum . saifu bersyukur dapat bertemu din..dapat bertemu keito ..dan …karena mereka, hidup saifu menjadi bahagia walau pernah diisi dengan kesedihan namun pada akhirnya seperti inilah mereka .saifu senang din dapat berbahagia dengan takaki.
``fu-chan kenapa bengong…Karen melihatmu nih..dia bingung kaa-channya dari tada hanya diam``kata din sambil menggendong Karen yang mentap saifu ,saifu menjulurkan tangannya mengambil alih tubuh Karen yang tadi digendong din.
``mama..``seru karena dengan suara manisnya.
``kawaiii…``seru din.
``ah..karen-chan..kau benar benar sial..kenapa wajahmu harus mirip keito?? Coba kalau wajahnya mirip kei…``kata din sambil tertawa tawa. Kei yang baru saja mengganti bajunya mencubit pipi din.
``itte…``kata din .
``sial kau din , karennn…kau sehat?``kata kei sambil menatap karena yang digendong saifu. Karen mengangguk untuk menjawab pertanyaan oji-sannya tersebut.
``biar kugendong fu..``kata kei , saifu mengangguk lalu memberikan Karen pada kei yang menggendongnya dengan saying lalu mencium pipi tembam Karen.
``heii..ayo cepat bantu ibu siapakan makan malam …kei ambil kue di toko kue xx , ibu sudah pesan kau tinggal ambil saja``seru ibu dari dapur,, kei memberikan karen kepada saifu.
``aku pergi dulu keren-chan…matte ne..``kata kei lalu bergegas pergi dengan mobilnya.
Malam itu mereka merayakan ulang tahun Karen yang pertama bersama…saifu tersenyum menatap malaikat kecilnya. Karen. Saifu mencium pipi Karen yang sudah setangah mengantuk , keito menatap saifu lalu ikut mencium Karen yang sudah tertidur.sedangkan Yang lain sedang membereskan sisa sisa pesta mereka .
``oyasumi my little angel…``bisik keito dan saifu di kuping Karen pelan.
``OWARII``
Are? Owari??? Hahahahahahahahahaha….
GAJEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE
Langganan:
Postingan (Atom)