japan fanfiction

Tampilkan postingan dengan label Hey say BEST. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hey say BEST. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Januari 2012

[FANFIC] Why Did I Fall In Love with you (story 1)


Title: Why did  I fall in Love with you?(Story 1 )
Author : Fukuzawa Saya
Type: Minichapter (maybe)
Chapter : One ~
Ratting :PG
Genre : Romance *^^*
Starring : Saifu Suzuki (OC), Baro (B1A4 ), Daiki Arioka (HSJ) , Aoi kujyou (OC) , Wazuka Arishima(OC), and some othe charcter
Diclaimer : I DON`T OWN ALL CHARACTER .hohohohohohoh….Oh ya, alur maju mundur nih,hahahahaha enjoy minna



“Fu..daijobu ka?”

Gadis bernama Saifu Suzuki yang sedari tadi duduk melamun sambil memangku kotak bentou di pangkuannya di atap sekolah mendongak , menatap kedua sahabatnya Wazuka dan Aoi yang menatapnya dengan pandangan cemas.

Saifu tersenyum simpul , “daijobu…”, gumamnya pelan sambil menunduk menatap kotak bentounya yang tak ia sentuh sama sekali.

Wazuka menyentuh pundak Saifu,”kau tak baik – baik saja kan? Tak usah berlagak kuat seperti itu Fu..”, kata Wazuka, Saifu tak bisa lagi berbohong .

Ditambah lagi hatinya yang begitu sakit, dia ingin sekali menangis . Tapi air matanya tak mau keluar , ya..Saifu memang type yang sangat sulit untuk menangis bahkan di saat dia ingin sekali menangis seperti sekarang.


Disaat dia baru saja berpisah  dari laki –laki yang sangat dia sayangi.





Saifu mengernyitkan dahinya , mencoba mencerna pelajaran bahasa Inggris siang ini. Pelajaran terakhir untuk hari ini, dan sumpah demi apapun Saifu benar-benar tak mengerti dengan materi yang disampaikan oleh Yamaguchi- sensei . Cara mengajarnya memang sulit dimengerti.

Wazuka yang duduk disamping Saifu sama saja, dia juga ta mengerti dengan apa yang disampaikan oleh Yamaguchi –sensei, itu kenapa sedari tadi mereka hanya mencoret –coret buku mereka dengan gambar yang tak jelas.

“Wazuka…kau mengerti tidak ?”,Tanya Saifu sambill menatap Wazuka yang sibuk mencoret –coret bukunya tak jelas.

“hah? Apa?”, Wazuka menatap papan tulis,”maksudmu pelajarannya? “

Saifu mengangguk.

“jangan bercanda Saifu, kau tau kan aku sama sekali tak mengerti pelajaran bodoh ini”,kata Wazuka malas.

Saifu menggedikkan bahunya ,lalu hanya menopang kepalanya dengan tangannya sambil membolak-balik halaman buku bahasa inggriisnya.

“boleh aku duduk disini?”

Saifu dan Wazuka mendongak menatap seorang laki-laki, laki-laki yang baru saja pindah ke kelas mereka beberapa hari lalu. Dan dia sekarang meminta izin untuk duduk di bangku tepat di depan Saifu yang memang kebetulan kosong.

“silahkan saja..”,kata Saifu dan Wazuka cuek.

“Arigatou…”, kata Laki-laki itu lalu duduk dibangkunya,

“hai…aku Baro..”, laki laki bernama Baro itu menatap Saifu dan Wazuka ramah sambil mengulurkan tangannya.

“Saifu Suzuki desu..”, kata Saifu sambil menjabat tangan Baro.

“Wazuka Arishima desu…”, Wazuka bergantian menjabat tangan Baro yang tersenyum ramah .

“anou ne..boleh aku pinjam buku cetak Bahasa Inggrismu? “,Tanya Baro sopan, dia murid baru dan tentu saja tak punya buku cetak .

“un…”, Saifu memberikan buku cetaknya .

“Arigatou..apa tak apa aku pinjam buku ini?”,Tanya Baro lagi.

“yah..tak apa, lagipula aku bisa lihat punya Wazuka..”,kata Saifu santai.

“ah ya..nanti aku pinjam buku catatan bahasa ingrismu ya..”, kata Baro lagi.

“un..”

“oh ya..dimana rumah kalian?”

Saifu dan Wazuka saling pandang, lalu menyebutkan alamat mereka .

Baro mengangguk angguk mengerti, dia memutar tubuhnya kedepan , lalu tiba-tiba menghadap kebelakang lagi.

“dimana rumah kalian?”,tanyanya lagi .

“Ha??”

Hari itu Saifu dan Wazuka berfikir, pasti anak baru ini gila. Karena dia terus bertanya hal yang sama berkali kali ditambah lagi dia berkata bohong kepada Saifu dan Wazuka tentang dirinya.

“jangan sampai kita terlibat lebih jauh dengannya..”, bisik Saifu dikuping Wazuka.

“un..wakatta..”,jawab Aoi, sambil melirik Baro yang masih menatap mereka berdua sambil terkekeh pelan.

Bel pulang tak lama setelah itu berbunyi, Saifu dan Wazuka segera membereskan barang – barang mereka . Baru saja Saifu ingin berjalan keluar dari kelas dengan Wazuka, Baro  menahannya.

“kenapa?”, Tanya Saifu bingung.

“Mana buku catatan bahasa inggrismu, aku pinjam…”

“kenapa gak daritadi sih? “, Saifu terpaksa membuka lagi tas nya, dan mengambil buku catatan bahasa unggrisnya,” kore…jangan lupa dikembalikan, oh ya…kau sudah punya jadwal pelajaran?”

Baro menggeleng sambil memasukkan buku bahasa inggris Saifu ke dalam tasnya.

“Sebutkan nomer telponmu, nanti kukirimkan jadwal pelajaran..”, Kata Saifu sambil mengambil keitainya di saku bajunya.

“000-090- 234….”

Saifu memencet nomer Baro dikeitainya ,lalu memencet send,”sudah kukirim…aku duluan ya..jyaa..”

“un..jyaa…”,kata Baro sambil tersenyum kearah Saifu.



“Sudahlah Saifu ..jangan sedih lagi, aku yakin kau akan dapat yang lebih baik darinya…,kenapa kau tak kembali pada Daiki saja?”,kata Wazuka dari sebrang telpon.

Saifu menggosok gosok rambutnya yang basah sehabis mandi ,” wakatta , demo gak semudah itu…kenapa aku harus kembali pada Daiki? Kau tau kan..aku tak menyukainya.”, kata Saifu sambil menghela nafas.

“Saifu baka, Daiki sangat mencintaimu kau tau? Bukannya dia sangat menyukaimu, bahkan sejak kalian kecil kan? Bahkan waktu itu dia rela memutuskan pacarnya demi kembali padamu Saifu..tapi setelah itu kau malah memutuskannya lagi dengan alas an yang gak jelas gitu…”, kata Wazuka sedikit marah.

“mau gimana lagi? Aku gak bisa pacaran dengan orang yang gak aku cintai..”

“tapi dia sangat mencintaimu kan?”, kata –kata Wazuka seolah menghakimi Saifu.

“aku tak bisa Wazuka..sudahlah , ne? aku juga tak tau..kenapa aku bisa jatuh cinta den gan orang seperti dia..”,lirih Saifu.

“aku sampai sebal, padahal kau kan keras kepala dan egois …baru kali ini sejak kita berteman 2 tahun lalu, aku melihatmu menangis karena seorang laki-laki…”

“hahahahaha…kau kira aku tak punya hati Wazuka?”, kata Saifu Sambil terkekeh

“tapi tetap saja..ah sudahlah, aku mau makan . sudah ya Fu..jyaaa~..lupakan saja Playboy itu..”,kata Wazuka lalu menutup sambungan telponnya.

Saifu menghela nafas, entah kenapa hatinya bisa begitu sakit hanya karena seorang laki-laki yang bahkan mungkin sekarang tak peduli lagi padanya.

Hatinya sesak setiap kali mengingat orang itu, orang yang sudah mengajarinya banyak hal.

“….kenapa arah mata anginnya salah?..”



From :  Baro

Hai Saifu , jadwalnya terima kasih ya ^^

Saifu yang tengah tidur-tiduran di kasurnya sambil memeluk boneka pinguinnya  menatap pesan dari Baro itu, lalu mengetik balasannya.

From : Saifu

Douita …^^

From : Baro

Kau sedang apa?

From : Saifu

Hanya tidur-tiduran sambil memeluk boneka penguin ku ^^*

From : Baro
Wa..aku mau jadi boneka penguin mu , biar bisa dipeluk

From : Saifu
Apasih kau ini??

From: Baro
Hahahahaha….oh ya, mana yang akan kau pilih pergi ke tempat yang kau suka tapi dengan orang yang gak kau suka , atau pergi ke tempat yang biasa aja tapi sama aku?

From : Saifu
Hm…kalaupun pergi ketempat yang aku suka, tapi kalau dengan orang yang kau suka pasti jadinya gaenak juga. Jadi lebih baik pergi ke tempat yang biasa saja deh .

From: Baro
Sou ka..kalau begitu , lain kali mau jalan denganku?

From: Saifu
Hahahaha..tapi kau yang bayar semuanya.

From : Baro
Eh???curang.hahahahaha…tapi apa kau tak punya pacar?

From Saifu
Iimasen~..jangan jangan malah kau yang punya?nanti aku dibunuh pacarmu ~.~

From: Baro
Yatta~…aku juga gak punya kok

Semalaman itu Saifu entah kenapa merasa senang saling bertukar pesan dengan Baro, Saifu sendiri tak tahu apa maksud Baro . Yang dia tau entah kenapa hatinya terasa begitu senang.



“ kenapa kau maksa duduk bertiga bersama kami sih? Sempit kan?”, kata Wazuka sedikit sebal sambil menatap Baro yang akhir –akhir ini terus menempel pada Saifu.
“memangnya kenapa sih? Aku kan hanya ingin berteman..”,jawab Baro enteng.

Saifu sendiri nampak tak begitu peduli dan tetap memakan bekalnya,tiba –tiba sesuatu memegang pinggang Saifu

Dan itu ternyata adalah tangan Baro, Saifu menatap Baro bingung sedangkan Wazuka yang duduk di antara Baro dan Saifu menatap mereka berdua bergantian,”apa aku mengganggu kalian berdua?”, Tanya Wazuka.

“hah? Apa sih??”, wajah Saifu entah kenapa menjadi merah padam, sedangkan Baro hanya terkekeh kekeh pelan.

“awas kalau macam-macam sama Fu..”, ancam Wazuka.

“sip…”, jawab Baro enteng.

“apasih kalian berdua?”, Tanya Saifu malu . Tapi Baroo tak juga melepaskan rangkuannya dipinggang Saifu ,

“Fu..cium aku…”, kata Baro tiba-tiba

“ ha???”

“ih..jangan, enak saja kau…kalau kau jadi pacarnya baru kuiizinkan..”, kkata Wazuka

“eh? Kita kan memang sudah pacran kan Saifu?”, Tanya Baro sambil menatp Saifu.

“ ha? Sejak kapan?”,Saifu gelagapn,”dia bohong..”, seru Saifu

Membuat Wazuka dan Baro terkekeh pelan menatap wajah Saifu yang salah tingkah.







Tsuzuku..aneh banget setelah lama gak bkin FF ndiri .hahahaahaha
please leave a comend <3

Kamis, 09 Juni 2011

fanfict - only you (one shot)

Tittle: Only you
Author:Ryufui
Chara: Daiki arioka , Saifu Suzuki-OC



Daiki P.oV

Aku melangkahkan kaki ku ke dalam lift,lalu menekan tomnbol no 5..ya karena apartemenku berada di lantai 5.lift mulai naik dan tak berapa lama.
Ting .bunyi khas lift saat sudah sampai dilantai yang sudah dituju.aku melangkahkan kakiku keluar lift..lalu berjalan menuju apartemenku yang bernomer 356 . aku tinggal bersama pacarku Saifu Suzuki yang kini bekerja sebagai fotografer lepas disebuah majalah. Sudah sejak 3 tahun kami tinggal bersama..dan kami tidak pernah melakukan sesuatu yang aneh..percayakah kalian jika kubilang berciuman denagnya saja aku belum pernah? Hhahaha…pasti kalian tidak percaya.aku ingin saja..tapi,aku tidak mau memaksanya. Dia terlalu sensitive..bisa dibilang terlalu kekanak kanak an.Aku membuka pintu apartemenu,dan mendapati saifu tengah mengis sambil hendak keluar apartemenku.
``eh,kau kenapa?``tanyaku bingung.dia memandangku dengan kesal.
``piker sendiri!!jahat!``bentaknya lalu langsung keluar dari apartemenku.aku berusaha mngejarnya ,tapi pintu lift keburu menutup.dengan bingung aku masuk ke aprtemenku..lalu berjalan ke runag tv..are? eh..ini kan….FASTENER?
Dia menontonnya? Gawat . ah..ini kan sudah lama sekali..masa dia marh karena ini?
Aduh…kucoba menghubungi ponselnya…tidak aktif.
Ah..bagaimana ini?.



``dai-chan..kau kenapa sih? Kau sama sekali gak konsen ya?``Tanya yabu saat kami sedang break latihan dance bersama anak JUMP.
``hmm….``
``fu-chan ya?``tanaya yabu.aku mengangguk lemah.
``dia kenpa?``Tanya yabu lagi. Aku mngehela nafas.
``kau tau film ku yang fastener ne?``tanyaku. yabu menggangguk.
``ya ..memangnya kenapa?``Tanya yabu.
``fu menontonnya..dan dia marah,lalu kabur dari apartemen,aku sudah coba menghubunginya.tapi keitai nya tidak aktif`` jelasku.
``ah..mungkin dia kesal…habis itu kan ciuman pertamamu..hahahahah`` kata yabu.
``tapi..itu hanya film..aku hanya menyukainya,kenapa dia tidak mengerti?``tanyaku.
``ah…aku tidak begitu mengrti perasaan peremuan ..jangan Tanya aku``kata yabu.
`HUAAAAAAAAAAAAAAA..MEYEBALKAN`` teriakku yang mebuat semua member jump kecuali aku kaget dan langsung melihat ke arahku.masa bodo.aku sedang stress.
``hei..baka..ngapain sih kau?``Tanya yabu.
``lihat mereka semua melihatmu``kata yabu lagi.
Aku tidak menjawab .
``sudah ayo..stirahat sdah selesai ne?``kataku,lalu kami mulai latihan lagi.Kuharap dia bisa mnegrti aku..kataku dalam hati.





Saifu PoV


Dai-chan baka!BAKA!
Kenapa dia melakukan itu ..padahal dia kan masih sangat kecil…dasar bodoh..menyebalkan.lalu film itu…agrhhh……aku bencii
``fu..sampai kapan kau mau ngambek terus?``kata din-neechan
`tidak tau!dai-chan jahat!``kataku sambil menangis. Kini aku tinggak di apartemen kakakku.
``fu,kau tau kan daiki itu artis? ``Tanya din neechan.aku mengangguk.
``lalu…kenapa kau begitu kekanakan seperti ini?``Tanya din neechan lagi.
``NEE-CHAN!!aku sedang sedih..pergilah``kataku.din nee hanya geleng geleng melihat sikap kekanakanku.sebelum keluar dari kamarku dia berkata.
``kau bisa kehilangnnya loh..tidak apa?`` kata din nee lalu keluar kamarku.aku sedikit berfikir..aku menyukainya..tapi,aku tidak bisa terima itu.,aku..harus gaimana?



Daiki PoV

Tadi Din-neechan menelpon ,memberitahu kalu Fu ada disitu.setelah selesai latihan aku segera menuju apartemen din nee..din nee yang membukakan aku pintu.
``daiki…akhirnya kau datang ,ayo masuk``katanya dinn nee menyambutku.
``ah…terima kasih``kataku.
``ah..maafkan adikku ne..dia memang terlalu kekanak kanakan``kata din nee-chan.
``iee..daijobu..apa dia baik baik saja?``tanyaku.
``yah…hanya sedikit murung``katan  din neechan.
``hmm..boleh aku bicara padanya?``tanyaku.
``un..tentu saja.itu..kamarnya yang pintunya warna putih``kata din nee ,lalu dia pergi ke dapur.

Aku berdiri di depan kamar saifu.menarik nafas,lalu mengtuk pintunya.
TOK TOK
``din nee? Jagan ganggu aku!``jawab sebuah suara serak yang seperinya habis mengis.
``ini aku fu`` kataku.
``dai-chan?``tanyanya.
``ya..buka pintunya``kataku.
``tidak``
``jagan kekanakan fu``
``lalu kau apa?dewasa sejak kecil?``kata fu menyindir.
``itu hanya film!``bentakku.
``kalau begitu bagaimana kalu aku main film lalu beradegan sama sepertimu?``
``…..``
Aku tidak bisa menjawab.
``fu…kau sudah tau aku adalah artis sejak kita memutuskn bersama kan?lalu kenpa kau begini?itu ..berarti kau tidak mengerti aku``kataku lemah.
``baiklah..aku pergi,kembali ke apartemenku ya``kataku.lalu pergi dari depan kamarnya.din nee melihatku dengan khawatir.
``kau tidak apa apa? Aku akan mmbujuknya``kata dinn neechan.
``un..daijobu…aku pulang dulu ya ``kataku lemah.
Lalu aku pergi dari apartemen din neechan…pulang ke apartemenku..sepi tanpa saifu .
Ah..rasanya jadi mau mengis saja…aku menatapa DVD fastener yang menjadi pemicu kemarahan FU..aku mendekatinya,lalu mematahkannya menjadi dua..dasar kaset sial!!
Ake membaringkan diriku di sofa ruang tv ,sampai akhirnya aku jatuh tertidur.






Aku mengerap erjapkan mataku.eh? hm..bau omurice..aku jadi lapar..are???
Siapa yang memasak?ku langsung bangun dari sofa..sudah jam 9 pagi.ehh…
FU????
``ohayou…``sapa saifu sambil tersenyum sambil memasak.
``o..ohayou..``jawabku kaku.
``kau lapar ne..kubuatkan kesukaanmu..ayo makan``kata fu lagi sambil melpas celemeknya lalu menaruh 2 pirih berisi omurice buatanya.
``kenapa diam?``tanyanya.aku menggeleng sambil tersenyum.lalu ikut duduk di meja makan,mulai menyuap omurice ku,dia jud=ga mulai menyuap omurice nya.
``umai? ``tanyanya.
``un…mochiron ``jawabku.
``maaf..aku bersikap kekanakkan``katanya .aku mengelng.
``un..daijobu``
``gomen ne..``katanya lagi.aku berjalan mendekatinya ..lalu menundukkan kepalaku menghapus jarak antara aku dan dia..dan.CUP.aku menciumnnya.wajahnya berubah jadi merah padam.dia mendorongku.
``ihh..dai-chan..apa apaan sih??``katanya sambil memalingkan wajahnya dariku.aku mengambil satu tanganngy lalu meletakkannnya di dadaku.
``kochi ….fu dake``kataku sambil terseyum.mukanya makin merah.
``ih..dai-chan…aku malu..baka``kata fu lagi.
Aku menrik mukanya menghadap aku.lalu aku menciumnnya lagi.mukanya memerah..sangat.seperti kepiting rebus.aku hanya tertawa.
``only you in my heart fu``



OWARI~~~~~~~~~~~~~~~~~~
*tebar bunga 7 rupa..hahahahaha

Jumat, 22 April 2011

Fanfict -Our story part 1

Tittle: Our story
Author: Ryufui
Chara: Daiki arioka .OC- suzuki saifu and other JUMP memba~
Rating : i`m not understand about that :P

    I just wanna wrute this story …don hate me..if you hate me..ok..fine.hahahah,,,inspired by japan earthquake at 2011 ,don`t hate me pleaseeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee :D



15 april 19XX


 ``janji ya dai-chan..dimasa depan kita akan menikah ne..``celoteh sebuah suara anak perempuan kecil yang umurnya tak lebih dar lima tahun pada seorang anak laki laki yang umurnya baru saja menginjak 9 tahun.anak laki laki itu mengangguk.
``un…tentu kita akan menikah…nanti kau jangan suka sama anak laki laki lain ya..sama aku saja``kata anak laki laki bernama Arioka Daiki itu. Anak perempuan bernama Saifu Suzuki itu mengangguk



15 years later.


``dai-chan!!!kau dimana? Apa??terserah kau saja!``kata saifu sambil mnutp kasar keitainya.
`daiki wa baka!!!`umpatnya dalm hati.
``maaf nona Suzuki..bagaimana gaunnya? Apa anda akan mengambilnya? Atau akan mencoba yang lain?``tanaya seorang pelayan took gaun perbikahan pada saifu, ya..saifu tengah ada di sebuah took gaun pernikahan, mengingat tak lebih dari 2 bulan lagi..dia akan menikah dengan Daiki Arioka seorang artis dari Johnnys entertainment yang dengan izin dari Johnny kitagawa diizinkan menikah dengan syarat jika anak daiki berbakat kelak dia akan dimasukkan ke J.E. juga. Saifu hanya cemberut.
``iie…tidak..aku mau dai-chan juga disini saat aku memilih gaun!tapi dia malah sedang rehersal untuk konser musim seminya.menyebalkan!`` kata saifu kesal.
``nanti aku akan kembali lagi``kata saifu pada pelayang itu lalu mengganti gaunnya yang dia pakai dengan bajunya.lalu melangkah pergi keluar took itu dengan kesal.
`baka baka baka!!` umpat saifu dalam hati.
Drrttt…
Saifu merasakan keitainya bergetar,temannya monami menelpon.
``hai..apa?fukushima?....hai…aku akan kesana``kata saifu riang .
``huh!!biar saja daiki kebingungan…dia sibuk aku juga bisa sibuk!``kata saifu lalu pergi ketempat temannya yang berada di fukushima.


``dai-chan…kau ini,saifu-chan bisa marah kan?``kata yabu,
``dia bahkan sudah marah sekali``kata daiki dengan muka sedih.
``habis kau ini…seharusnya kau ikut dengannya pergi membeli gaun..kau ini dai``kata hikaru.daiki tampak semakin lesu,
``mau bagaimana lagi??konser tinggal 2 hari kan?``kata daiki.yang lain hanya mengangguk angguk
``hmm..yah..benar juga,kau harus minta maaf pokoknya..ayo latihan lagi, 7 sudah mulai latihan tuh``kata yabu lagi.daiki hanya mengangguk pasrah,sebelum latihan dia mengirimi saifu mail.

 Saifu mengerjap erjapkan matanya….dia ada dirumah temannya fuyumi di fukushima,dia baru saja sampai sekitar 3 jam yang lalu.
Saifu mengambil keitainya,memeriksa kalau kalau ada email atau sesuatu.
.
``mail? Hmmm….dai-chan``kata saifu malas lalu menbuka mail dari daiki.
` fu..maaf.  lusa aku janji..setelah konserku selesa..jangan marah kumohon
Aku mencintaimu…
                                                        `daiki`

``basi!!!makan cintamu sendiri!!``umpat saifu lalu menutup flip handphonenya.
``saifu..bangunnnn..ayo jalan jalan.``kata fuyumi yang baru saja masuk kedalam kamar saifu. Saifu melempar fuyumi dengan bantalnya.
``aku masih ngantuk..biarkan aku istirahat…``gumam saifu sambil memeluk bantal.
``ah..kau ini..kalau begitu,aku buat sarapan dulu ne``kata fuyumi lalu pergi kedapur.
`daiki wa..baka….``gumam saifu tak berapa lama dia kembali tertidur.




``belum ada balasan dari saifu- neechan?``Tanya ryu .daiki menggeleng.
``mungkin dia marah sekali``kata yamada.
``uhn..kurasa begitu juga dai-chan`` sambung chinen.daiki mengacak rambutnya,
``ibunya saifu bilang dia pergi ke fukushima…ahh..dou?``Tanya daiki bingung,yang lain hanya menggeleng.
``sa……doushiyou ``keluh daiki lagi.
``hei..ayo latihannn!!!``teriak yabu . semua langsung bangkit dan berlatih,takut kalau yabu marah .
`saifu..balas mailku kumohon` gumam daiki dalam hati.


10.15 a.m


Saifu baru saja bangun,dia mengusap usap matanya..menguap. `
tidak ada mail lagi dari daiki`.gumamnya dalam hati
`.ah..sudahlah..masa bodo`katanya lagi dalam hati
Saifu menuruni tangga menuju dapur..disana fuyumi tengah mencuci piring.
``ohayou fuyumi..kau rajin sekali..padahal masih pagi.``kata saifu masih setengah mengatuk.
``yabai na…kasian dai-chan punya istri seperti mu``kata fuyumi sambil terkekeh.
``uruseeee!!jagan sebut namanya..menyebalkan!``bentak saifu,fuyumi hanya geleng geleng kepala.
`biar saja`umpat saifu dalam hati.

Tokyo waktu yang sama .
Daiki tamapak gelisah .sedari tadi dia tamapk melihat keluar jendela,sambil berwajah gelisah ,yabu yang khawatir menghampiri daiki dan menepuk pundaknnya.
``daichan.kau kenapa?``Tanya yabu khawatir.
``entahlah…firasatku jelek hari ini..sepertinya akan terjadi sesuatu ..dan entah kenapa,sedari tadi..aku terus kepikiran fu ``kata daiki dengan wajah amat gelisah. Tak berapa lama..daiki merasa tempatnya tengah berdiri sekarang sedikit bergoyang,dia melihat keluar jendela dengan sedikit panic .
``are???gempa?``kata yabu panic. Getarannya semakin lama semakin kuat…member jump yang lain bergegas keluar dari dalam gedung tempat mereka latihan .daiki semaikn panic.
`bagaimana dengan fu?`piker daiki dalam hati.
``daikii AWASSS!!!!!``

BRAKKKKKK.