japan fanfiction

Tampilkan postingan dengan label yume arioka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label yume arioka. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Agustus 2011

Yokusoku (oneshoot)


Titile: Yokusoku ( oneshoot)
Chra : Arioka Daiki (HSJ) , Hikaru Yaotome (HSJ), Saifu Suzuki (OC), Yume Yaotome(OC) , and some other character.
Genre: romance (as always ever xD)
Rating : PG..nyerempet NC kali ua? Daijobu ne? xD



Seorang laki laki berjalan menyusuri jalanan sore kota Tokyo yang sudah lumayan lenggang dari berbagai aktifitas yang ada di kota yang tidak pernah tidur ini. Sedetik kemudian dia teringat sesuatu saat dia melintasi jalan yang memang sangat sering dia lewati jioka akan pulang dari kantornya..dia tersenyum mengingat seseorang yang selama 5 tahun terakhir ini terus dia tunggu..seseorang yang amat dicintainya..laki laki bernama Arioka Daiki itu tersenyum mengingat kekasihnya itu.entah kapan ia akan kembali..tapi yang pasti..kekasihnya itu berjanji akan kembali walau kekasihnya itu tidak mengatakan kapan dia akan kembali..namun yang pasti, dia akan terus menungtgu kekasihnya itu. Daiki berjalan santai menyusuri jalanan yang lumayan sepi itu ketika dia mendengar suara seorang anak kecil yang memanggil ``oka-chan ..``, dengan suara lirih. Daiki mencari asal suara itu dan mendapati seorang gadis berumur sekitar 4 tahunan tengah menoleh ke kanan dan ke kiri hampir menangis..daiki yang tak tega akhirnya menghampiri gadis kecil itu.

Gadis itu sedikit mundur dan menatap daiki dengan takut sambil memeluk boneka beruang kecil di pelukannya..daiki tersenyum.

``ano..kau tersesat ya?``,Tanya daiki sambil tersenyum. gadis kecil itu mengangguk dengan wajah takut takut.

``paman bantu cari ya?``,tawar daiki. Gadis itu terlihat ragu, dia tidak mengenal daiki..jadi pastinya gadis seumur dia akan takut bertemu dengan orang asing.

Daiki tersenyum, dia tau gadis ini takut padanya,``nama paman daiki arioka..kamu?``,Tanya daiki ramah.

``yume..aku yaotome yume…``,kata gadis kecil bernama yume sambil menatap daiki takut takut.

Daiki tersenyum,``nah yume..ayo cari orang tuamu..kau bersama ibumu tadi?``,Tanya daiki lagi.

Yume mengangguk,``aku bersama otou-san juga tadi..``,jelas yume.daiki mengangguk mengerti.

Daiki menggandeng tangan kecil yume,``ayo cari..paman bukan orang jahat kok..``,kata daiki sambil tersenyum kearah yume, entah kenapa dia merasa sangat dekat dengan anak ini..dan lagi..wajahnya sedikit banyak mirip dengannya..dan dengan wajah kekasihnya..suzuki saifu.

Yume yang nampaknya mulai percaya dengan daiki,mengangguk lalu mereka berjalan mencari orang tua yume itu.


30 menit lewat…daiki kini sudah ada di taman tak jauh dari tempat tadi dia menemukan yume. Mereka tengah duduk di sebuah bangku panjang taman.

``oka-chan..otou-chan…``,kata yume sambil terisak. Daiki jadi panic karena yume menangis.

``jangan nangis..papa sama mama yume pasti ketemu kok..sudah jangan nangis ya..``.kata daiki sambil menepuk nepuk kepala yume menenangkan gadis kecil itu agar tidak terus menangis.


``YUME!!``,seru seorang laki laki dengan perawakan tinggi..berlari menghampiri daiki dan yume yang tengah duduk di bangku taman tadi.

``OTOU-SAN!!``, seru yume lalu berlari kea rah laki laki yang daiki tebak adalah ayah yume, yume langsung menangis dipelukan ayahnya, ayahnya tersebut memeluk anaknya sambil mengendongnya. Daiki berdiri di hadapan ayah yume yang menenangkan yume agar tidak menangis lagi.
``sumimasen..anda ayahnya?``,Tanya daiki sopan.

Ayah yume mengangguk,``ah hai…anda?``,Tanya hikaru tak kalah sopan.

``arioka daiki desu..tadi saya menemukan anak anda..dan saya menemninya mencari anda..``,jelas daiki .

``ah..hontou ni arigatou…maaf merepotkan. Ah..hikaru yaotome desu..``,kata ayah yume sambil sedikit menunduk kearah daiki yang tersenyum.

``ah daijobu…nah yume chan papamu sudah ketemu kan?jangan menangis lagi..``,kata daiki sambil menepuk nepuk pundak yume yang mengangguk kearah daiki dipelukan ayahnya tersebut.
``ah..sungguh terima kasih arioka-san..entah kalau tidak ada anda bagaiamana dengan nasib yume..arigatou gozaimasuta..``,kata hikaru lagi sambil sedikit menunduk.

``tidak tidak…sudah kewajibanku..``,kata daiki sambil tersenyum.

``YUME!!``, seru seorang perempuan yang tengah berlari kearah mereka.daiki terbelalak melihat gadis itu, namun nampaknya gadis itu tidak menyadari keberadaannya karena dia langsung sibuk dengan yume yang tengah berada di gendongan hikaru.

``yume!!kemana saja?oka-chan khawatir….oka-chan sudah bilang kan?jangan jalan sembarangan…kau ini…kau tidak apa apa kan??``,cerocos perempuan itu dengan panic sambil meneliti setiapa ruas tubuh yume.

``huwaa…oka-chan..maaf…``,kata yume sambil memeluk perempuan itu.

``baka..jangan ulangi lagi..oka-chan benar benar khawatir..``,kata perempuan itu sambil memeluk tubuh yume yang kini sudah ada di pelukannya.

``fu..orang ini yang sudah membantu yume mencari kita..arioka-san..dia saifu istriku``,kata hikaru sambil tersenyum menunjuk daiki yang masih hanya terdiam melihat perempuan yang kini tengah memeluk yume dan setelah gadis itu berbalik untuk melihat siapa orang baik yang telah membantu anaknya yang tersesat itu..gadis itu tak kalah kagetnya, hingga sampai hampir 1 menit yang ada hanya keheningan.


``fu?``,panggil hikaru lagi menyadarkan istrinya yang masih terdiam memandang daiki yang ada di depannya.

Perempuan itu akhirnya tersadar,lalu memasang senyum walau dia masih kaget dengan semua ini.

``daiki…``lirih saifu sambil menatap daiki yang kini membuang mukanya kearah lain, hikaru seolah tersadar ..lalu memandang saifu yang kini menatap daiki dengan pandangan yang susah diartikan.

Entah..saifu tak tahu harus berkata apa. Dia terlalu bingung.

``maaf..aku ada urusan lagi..``pamit daiki tanpa menoleh lagi kebelakang..saifu yang selama 5 tahun ini dia tunggu. Dia tunggu dengan kesabaran..karena saifu sudah berjanji akan kembali padanya.namun kini entah kenapa sesak di dadanya tidak bisa dia tahan…5 tahun penantiananya..dia merasa sia sia.



Saifu tak tenang, hari ini benar benar tanpa perkiraannya….dia terserang kepanikan,hikaru yang menyadari itu menghampiri istrinya itu,lalu duduk disamping saifu yang tengah duduk gelisah di tepian kasurnya.

``fu…,``panggil hikaru lembut. Dia tau..istrinya itu teringat lagi dengan daiki..dia tau daiki…saifu menceritakannya,saat mereka terpakasa menikah karena perjodohan yang dilakukan orang tua mereka.

``hikaru…aku..``,saifu terlalu bingung untuk mengatakan sesuatu. Dia mendesah..dia merasa menkhianati janjinya dengan daiki..dia tidak ingin,namun pihak pihak lain memaksanya untuk menikah dengan hikaru.

Hikaru memandang saifu yang sudah menjadi istrinya selama 5 tahun..namun 5 tahun itu pun..sia sia bagi hikaru. Karena hikaru yang kini sudah sangat mencintai saifu , namun saifu tak juga mencintainya karena dia masih sangat mencintai daiki.



5 years later.


``dai-chan….maaf aku telat..``,kata seorang gadis sambil menelungkupkan tangannya di depan dadanya sambil meminta maaf pada laki laki bernama arioka daiki di depannya.

``daijobu…saifu..aku juga sedikit telat datang kok..``,kata daiki. Saifu yang merupakan pacar daiki itu tersenyum,lalu tanpa ragu menyelipkan tanganya di lengan pacaranya itu yang lalu mengenggam tangan saifu erat.sudah sejak 8 tahun lalu mereka berpacaran..tepatnya saat mereka bertemu di bangku SMA…daiki yang tanpa ragu meminta saifu menjadi pacarnya saat pertama kali bertemu saifu membuat saifu tertawa keras,namun akhirnya mengiyakan permintaan daiki..karena dia suka dengan sikap berani daiki.  8 tahun berpacaran membuat mereka mantap untuk terus bersama..saifu  yang berdarah campuran Indonesia –jepang..membuatnya terlihat sedikit unik diantara gadis gadis yang daiki lihat di jepang..saifu memang putih,namun putih kulitnya bukan seperti gadis jepang pada umumnya…warna kulitnya yang putih kecoklatan dan matanya yang coklat pekat ditambah rambut panjangnnya yang sedikit ikal membuatnya sangan menarik dimata daiki.

``mau nonton apa?``,Tanya saifu saat mereka sudah di depan loket bioskop. Daiki Nampak berfikir melihat lihat poster poster film yang tengah diputar di bioskop ini, lalu memlikih film bergenre romance. Walau bergenre romance, tapi di akhir cerita pemeran utama wanitanya meninggal karena sakit, membuat saifu dan daiki keluar dari studio bioskop itu dengan muka sembab karena habis menangis.mereka memang pasangan yang gampang tersentuh dan gampang menangis dengan cerita yang berakhir sedih.

``filmnya bagus banget..huwa..tapi kenapa si yuki itu malah mati? Kasian kan si masaki ..``,keluh saifu tentang film yang tadi mereka tonton.

``iya…kasian si masaki..``,kata daiki juga. Lalu setelah itu mereka malah memperdebatkan issi film yang barusan mereka tonton,membuat suasana café yang tengah mereka singgahi terasa lebih rebut karena suara mereka.


8 tahun hubungan mereka berjalan baik,namun akhir akhir ini saifu dan daiki mulai sibuk dengan pekerjaan mereka membuat merek ajarang bertemu dan hanya berkomunikasi lewat sms atau telpon..mereka tidak mengeluh satu sama lian..karena mereka berdua berusaha saling mengerti tentang kesibukan mereka masing masing.


Hari ini daiki libur kerja, dia berencana membawa saifu jalan jalan..maka dari itu pagi ini dia pergi kerumah saifu..saifu tinggal dijepang bersama kakeknya yang seorang veteran perang ,kakek saifu angkatan laut.dia seseorang yang tegas…daiki sebenarnya sedikit takut dengan kakek saifu, entah kenapa ..daiki merasa kakek saifu itu tidak menyukainya.

``sumimasen..saya mencari saifu..``,kata daiki sopan saat dia melihat kakek saifu yang membukakaknnya pintu saat tadi dia memencat bel rumah saifu ini. Kakek saifu menatap daiki dengan tidak suka.

``jangan dekati dia..menyerahlah..kau tak pantas untuknya..``,kata kakek saifu dingin, membuat daiki sedikit sakit hati namun tetap berusaha tersenyum kearah kakek saifu itu.

``kakek!jangan begitu…daiki kau sudah datang…``,seru saifu yang datang dari dalam,lalu saifu tersenyum memandang daiki yang juga balas tersenyum kearahnya.

``saifu..kenapa kau masih saja dengannya..kakek sudah bilang kau akan..``
``tidak..aku tidak mau..kakek,aku sudah besar..ayolah..aku pergi dulu ya..ittekimasu..``,kata saifu lalu menggandeng tangan daiki pergi dari rumah saifu itu.



Daiki terus melamun, dia bingung..apa yang dibenci kakek saifu dari dirinya. Dia tau dia tidak sekaya saifu..dia hanya orang biasa.tapi toh dia kan tulus mencintai saifu membuat daiki tak habis fikir kalau alas an kakek saifu tak menyukainya hanya karena urusan materi.

``dai-chan..``panggil saifu menyadarkan lamunan daiki.daiki menoleh menatap saifu.

``ya?``

``kata kata kakek..jangan dipikirkan..aku akan terus bersamamu..yokusoku ``,kata saifu sambil tersenyum manis kearah daiki.

Daiki tertegun menatap saifu,lalu mengangguk.``hai..boku mo…``,kata daiki lalu tersenyum kearah saifu yang duduk didepannya.

``aishiteru yo dai-chan…``,kata saifu sambil mengenggam tangan daiki yang lalu juga balas memegang tangannya erat.

``aishiteru moo…``,kata daiki sambil mengusap usap tangan saifu yang dia gengam.saifu tersenyum menatap daiki itu.


Semuanya berjalan baik sampai suatu hari saifu berdiri di depan apartemen daiki, daiki menatap saifu yang sudah setengah basah dengan sedikit bingung. Diluar hujan sangat deras, namun saifu hanya diam sambil mengigit bibirnya..hingga sampai 5 menit dia tak juga bicara,membuat daiki semakin bingung saja.

``fu?daijobu ka?``,Tanya daiki bingung. Saifu menatap daiki,lalu mendesah pelan.

``aku ingin mengatakan sesuatu..``,kata saifu.Daiki mengerutkan dahinya bingung,


``masuk saja dulu…ganti bajumu dengan bajuku dulu ya..kau basah,nanti kau bisa masuk angin..``,kata daiki. Saifu mengangguk lalu mengikuti daiki masuk ke kamar daiki yang lalu memberikan saifu handuk kering juga kaos dan celana panjangannya.


Daiki membuat the hangat sembari menunggu saifu menganti baju, tak lama setelah daiki sudah duduk di ruang tamu apartemennya..saifu keluar dari kamarnya ..dia sudah mengganti bajunya yang basah dengan bajunya . saifu duduk di samping daiki sedikit ragu.

``mau bicara apa?``,Tanya daiki memulai.

Saifu menghela nafas berat,``kau tidak akan marah kalau aku mengatakan ini?``,Tanya saifu.

``hm..tergantung..tapi,katakan saja..``,kata daiki.

``aku harus kembali ke Indonesia..ayahku menyuruhku kesana..ini mendadak..aku sebenarnya tidak mau …``, saifu mendesah pelan,`` tapi aku harus…``,

``ha?????kau apa?``,Tanya daiki seolah pendengarannya salah.

``aku harus ke Indonesia..`` kata saifu berat.

``kenapa??``,Tanya daiki kalut sambil mengenggam tangan saifu.

Saifu melihat kearah kakinya,``aku juga tak tau…entah apa yang akan dilakukan ayahku..``,kata saifu sambil mengigit bibir bawahnya.

``saifu ..jangan pergi…``,kata daiki memohon.

Saifu menadang daiki nanar,``tak bisa…kakekku juga akan ke Indonesia bersamaku..kau tau kakekku kan?dia keras kepala..aku ingin bersamamu..aku tak ingin ke sana..tapi..``,saifu mendesah.

``kau akan kembali?``,Tanya daiki sambil menatap saifu yang juga balas menatapnya.

``aku pasti kembali daiki…walaupun mereka melarangku..aku hanya ingin bersamamu..``,kata saifu, daiki menatap saifu yang juga tengah memandangnnya sedetik kemudian daiki sudah menarik saifu kedalam pelukannya,memluk saifu erat.

``aku akan menunggumu..asal kau berjanji akan kembali..``,kata daiki pelan, saifu mengangguk.


Daiki melepaskan pelukannya,lalu menatap saifu ..wajah daiki mendekat ke wajah saifu lalu daiki mencium bibir saifu erat..sedikit memainkan bibir saifu yang menempel erat dengan bibirirnya ,daiki mencium saifu dalam…posisi mereka sudah tiduran di sofa..daiki menatap saifu yang juga menatapnya.

``berikan aku jaminan kalau kau akan kembali…``,kata daiki pelan sambil menatap saifu, saifu mengangguk lalu menarik lagi kepala daiki dengan lengannya yang dia kalungkan di leher daiki..mereka berciuman lama.daiki bangkit lalu menggendong saifu masuk kekamarnya ..daiki merebahkan tubuh saifu itu pelan di kasurnya.daiki lalu mencium lagi saifu dengan ganas…menarik kaos yang saifu pakai hingga tinggal pakain dalam saifu saja yang tertinggal.daiki melanjutkan kegitannya itu…sedangkan saifu Nampak menikmati apa yang sedang dilakukan daiki pada tubuhnya.

``daiki,…``,erang saifu pelan saat daiki tengah menyerang dadanya..membuat sesuatu di otak daiki menjadi tak terkontrol , daiki lalu membuka celana panjang yanbg saifu pakai dan dengan cepat membuka celana dalam saifu.daiki membuka semua bajunya hingga mereka berdua sama polosnya..daiki turun lalu memposisikan dirinya.




Daiki memeluk tubuh polos saifu yang sudah berkeringat..saifu sendiri sudah setengah tertidur di pelukan daiki itu,daiki mengelus lembut rambut saifu.

``dai-chan..``gumam saifu pelan.

``hmm?``

``aku pasti akan kembali…tunggu aku..``,kata saifu pelan.

Daiki mencium bibir saifu dalam,lalu melepaskannya.``,aku akan menunggumu..``,kata daiki pelan..

Saifu tersenyum,``arigatou…``


++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Daiki menatap langit langit kamar apartemnnya…masih apartemen yang sama saat dulu dia dan saifu berjanji ..berjanji akan kembali dan berjanji akan setia menunggu. Daiki mendesah…5 tahun yang dia gunakan untuk menunggu saifu..ternyata malah mengecewakannya, terlebih selama 5 tahun terakhir saifu sama sekali tak mengiriminya kabar atau apapun.

``saifu…bagaimana dengan janji kita?``,gumam daiki pelan.





Hikaru baru saja pulang sehabis menjemput yume di Tk, dia membuka pintu rumahnya yang bisa dikatakan mewah itu , terang saja hikaru yaotome adalah pewaris tunggal dari yaotome grup ..perusahaan yang masuk dalam 10 perusahaan paling terkenal di jepang.

``tadaima..``,seru hikaru dan yume bersamaan saat masuk kedalam rumah mereka itu. Tak ada jawaban.

``otou-chan..mama kemana?``,Tanya yume polos.

Hikaru mengernyitkan dahinya, tak biasanya saifu keluar pada jam segini..biasanya saifu akan selalu dirumah menunggunya kembali dari menjemput yume. Hikaru menghela nafas, nampaknya memutuskan untuk kembali ke jepang 3 tahun lalu bukan keputusan yang baik…karena saifu masih meninggalakn hatinya di jepang ini. Memang pernikahanyannya dulu dengan saifu adalah sebuah perjodohan..namun toh sekarang hikaru sudah benar benar mencintai saifu..jadi dia lumayan bersyukur juga dengan perjodohannya dulu itu. Walau dia tau..saat dulu dia menikah dengan saifu, saifu tengah mengandung..bukan mengandung anaknya. Tapi anak daiki. Yume adalah anak daiki..bukan anak hikaru, namun hikaru tetap memperlakukan yume layaknya anakanya sendiri.

``oka-chan…``,panggil yume lagi, namun tetap tak ada jawaban .

``mungkin mama belanja ya yume..yume lapar?``,Tanya hikaru sambil berlutu di depan anak perempuannya itu.

``iya..yume laparrrr sekali…``,kata yume dengan suara manisnya.

Hikaru tersenyum ,``kalau begitu ..ayo makan..kita makan diluar yuk..``,ajak hikaru..yume tersenyum senang lalu bergandengan tangan dengan ayahnya itu masuk kedalam mobil menuju restoran keluarga .




Saifu duduk disebuah café ..dia sedari tadi hanya mengaduk aduk es kopinya asala tanpa meminumnya..esnya yang sudah mencair karena sedari tadi didiakan saja membuat saifu tambah tak ingin meminum es kopinya.saifu mendesah..cafe ini dulu sring dia datangi bersama daiki..hanya sekedar minum kopi sambil mengobrol atau membicarakan hal tak penting lainnya. Saifu merutuki dirinya sendiri yang selama 5 tahun tak memberikan kabar ke daiki dan tak member tahu daiki tentang perjodohannya..karena dia kira dia bisa mengatasi semuanya dan kembali ke jepang.namun semua perkiraannya salah..keluargnya memaksanya menikah dengan hikaru, ditambah lagi..waktu itu dia menyadari kalau dia tengah hamil..membuatnya semakin takut kalau menolak perjodohan karena dia tengah hamil anak daiki..anaknya akan digugurkan,karena itu dengan terpaksa saifu menikahi hikaru itu dan tentu saja saifu menceritakan semuanya kepada hikaru..tentang daiki dan anak yang tengah dia kandung, dan hikaru tetap mau menikah dengannya.


Saifu mendesah, dia ingin menagis..dia sudah mengkhianati daiki.saifu bangkit hendak pergi dari café itu, ketika dia melihat sosok daiki yang juga tengah terpaku melihatnya di depan pintu café..tubuh saifu bergerak sendiri mengejar daiki yang berjalan pergi dari depan pintu café itu.saifu berlari mengejar daiki yang  berjalan cepat, saifu menarimlengan daiki yang tak juga mau menatapnya.

``daiki..aku bisa jelaskan…dengarkan aku ya..``,kata saifu .daiki Nampak enggan, dia menarik lengannya yang dipegang saifu.

``bicara apalagi? Aku hanya seperti orang bodoh yang munggumu selama 5 tahun hanya untuk sebuah janji kosong..aku bodoh sekali..dan sekarang apa??kau kembali..kau memang berjanji kembali.tapi bukan kembali dengan anak dan suamimu!!``, kata daiki dengan wajah bengis sambil menatap saifu.

``daiki kumohon..ini tak seperti yang aku pikirkan..aku punya alas an..kumohon..``kata saifu sambil menarik tangan daiki yang lalu menyentakkan tangan saifu keras.

``URUSEE!!kau tau???aku menunggu orang yang salah…``,kata daiki tajam .

Air mata saifu tak terbendung, dia terisak mendengar perkataan daiki yang kini masih menatpnya dengan sorot mata tajam tanpa memdulikan mata mata orang orang yang lewat ,memperhatikan mereka yang bertengkar.

Saifu mengusap air matanya,``dai-chan..dengerkan aku dulu..kumohon..``,kata saifu sambil terisak isak.
``kau tau??aku ..aku sudah sangat sabar menunggumu..dan apa??kau malah menikah..!!aku kecewa.``,kata daiki, sebutir air mata turun dari matanya ..mata daiki tergenang air matanya…saifu bisa melihat daiki sangat kecewa.saifu memeluk tubuh daiki, sambil terisak dipelukan daiki itu…dengan sendirinya tangan daiki memeluk tubuh saifu itu erat.

``aku masih mencintaimu..saifu..``,lirih daiki pelan sambil terisak.




Saifu masuk ke dalam apartemen daiki itu, masih apartemen yang sama seperti 5 tahun yang lalu..saifu merasa sangat rindu dengan apartemen daiki ini..di apartemen ini banyak sekali kenangannya dengan daiki.setelah pertengkaran tadi..akhirnya daiki mau mendengar penjelasan saifu itu, dan sekarang saifu akan menceritakan semuanya pada daiki di apartemen daiki itu, wajah saifu dan daiki sembab karena habis menangis tadi. Daiki duduk di hadapan saifu yang akan mulai bercerita tentang semuanya,alas an dia menikah.

``itu perjodohan…``,mulai saifu.

``perjodohan??``

``ya…aku sebenarnya tau tentang perjodohan ini…sejak kecil kakek yang selalu bilang bahwa aku akan djodohkan saat besar..awalnya aku tidak begitu peduli dengan perjodohan itu, tapi.sejak aku bertemu denganmu..entah kenapa..aku ingin terus bersamamu..dan hari saat kau menembakku,aku mengatakan pada kakek ,aku ingin perjodohanku dibatalkan..tapi kakek marah dan menolak..tapi aku nekat meneruskan hubunganku denganmu..karena aku mencintaimu..``,kata saifu sambil menatap daiki yang masih ,menatapnya.

``5 tahun lalu…perjodohan itu harus dilaksanakan..aku pergi ke Indonesia untuk membatalkan itu semua..tapi orang tuaku tak mau, dan lagi waktu itu..``saifu menggantung kalimatnya.

``kau…apa?``,Tanya daiki.

``aku tengah hamil…``

``ehh??``

``yume..dia anakmu..dia bukan anak hikaru``, kata saifu pelan, kontan membuat daiki terbelalak menatap saifu yang lalu melanjutkan ceritanya.

``saat aku bertemu dengan hikaru..aku sudah mengatakan, aku menyukaimu..dan aku tak bisa menikah dengannya, ditambah lagi aku sedang mengandung anakmu..tapi keluarga kami mendesak, dan lagi kalau keluargaku tau aku mengandung anakmu…mereka pasti akan menggugurkannya..``,kata saifu sambil menunduk.

Daiki mengacak rambutnya, dia tak menyangka kalau serumit ini…yume anaknya, pantas wajahnya sedikit banyak mirip olehnya.daiki menatap saifu.

``lalu?``

Saifu mendesah,``waktu itu hikaru bilang`aku akan menikahimu..hanya untuk memastikan anak dalam kandunganmu selamat..kau tak mau kan anak ini digugurkan secara paksa karena kau akan menikah denganmu..terima saja pernikahan ini..saat kau bertemu dengan pacarmu,kau bisa pergi dengannya..aku akan menceraikanmu, aku janji`…dia berkata begitu..dan aku yakin hikaru tidak menyukaiku ,makanya aku menerimanya..``

Daiki Nampak terus berfikir…iya tak tahu harus berkata apa.

``aku akan memintanya menceraikanku…``,kata saifu pelan , daiki menatap saifu serius.

``kau yakin?``,Tanya daiki,
Saifu mengangguk,``aku sangat yakin….``,jawab saifu.

Daiki menarik saifu kedalam pelukannya, memeluk saifu erat..dia tak mau kehilangan saifu lagi.

``itsumo..aishiteru yo..``,kata daiki pelan.

``atashi mo…``




``otou-chan…oka-chan belum pulang ya?``,Tanya yume saat mereka sudah selesai makan malam. Hikaru Nampak befikir, dan pikirannya menebak saifu pasti bertemu daiki itu..hikaru menarik nafas berat., cepat atau lambat saifu pasti akan meninggalkannya..sesuatu dalam diri hikaru entah kenapa benar benar terasa sakit walau begitu hikaru tetap tersenyum kepada yume.

``oka-chan mungkin sedang belanja ya…yume tidur saja ya..sudah malam..``,kata hikaru sambil mengelus elus kepala anak perempuannya itu.

Yume mengangguk,``un…oyasumi…``,kata yume sambil tersenyum manis.

Hikaru mencium pelan pipi yume,``oyasumi…``,kata hikaru lembut lalu menatap sosok yume yang berjalan masuk kedalam kamarnya.



Hikaru duduk di ruang tamu rumahnya, melirik jam tangannya yang sudah menunjukkan jam setangah sembilan malam..hikaru baru saja akan menelpon saifu ketika pintu dibuka dan saifu masuk.
``darimana?``,Tanya hikaru.

Saifu sedikit kaget,``aku …bertemu daiki..``,jawab saifu sambil menatap hikaru.

Hikaru mengigit bibir bawahnya, dia harus melepas saifu,pikirnya.

``hikaru…aku minta janjimu saat kita memutuskan menikah demi yume..``,kata saifu serius.
Hikaru mendesah, kata kata saifu menusuknya tanpa saifu sadari…dia mencintai saifu,  …tapi dia sudah berjanji pada saifu.saifu hanya tidak tau kalau sejak dia menikah hikaru memang sudah menyukainya,

``kau yakin ingin bersamanya?kau akan bahagia?``, Tanya hikaru.saifu mengangguk.

``5 tahun bersama…kau tidak punyakah sedikit pun perasaan untukku?``Tanya hikaru dengan tatapan sedih.

``eh??``

Hikaru bangkit, mendekati saifu..menatapnya lekat lekat.``aishiteru..fu..``,kata hikaru pelan.

Saifu terenyak mendengar perkataan hikaru.selama ini dia pikir hikaru tidak menyukainya,karena mereka berdua sama sama dijodohkan dan baru bertemu saat pernikahan mereka tengah direncanakan,walau sebenarnya perjodohan mereka sudah ditetapkan sejak mereka lahir.

Saifu menatap hikaru tak percaya, saifu bisa melihat…hikaru menangis, cairan bening sedikit demi sedikit mulai turun dari mata hikaru..membuat saifu entah harus melakukan apa.


``saifu dousta?``, Tanya daiki dari seberang telpon.

Saifu terus memikirkan perkataan hikaru semalam..dia tidak menyangka hikaru mencintainya. Saifu mengigit bibir bawahnya,

``dai-chan..hikaru mencintaiku..aku..aku kira dia tidak mencintaiku..``,kata saifu sedikit kalut.

Hening beberapa menit, saifu mauoun daiki tak mengatakan apapun.

``sudah kukira…5 tahun bersama..tidak mungkin dia tidak menyukaimu..kalain pernah berhubungan?``,Tanya daiki .

``semua salahku..harusnya aku menolak perjodohan itu…hmm..yah, tentu saja pernah..hanya beberapa kali..``,jawab saifu pelan.

Daiki mendesah disebrang telpon,``apa perlu aku yang bicara dengan hikaru?``,tawar daiki.

``jangan..biar aku urus ..sudah ya..jya``,kata saifu lalu menutup telponnya, entah apa yang harus dilakukan saifu.




Hikaru tidak berkonsentrasi bekerja di kantornya, sedari tadi tumpukan file yang harus dikerjakannya hanya dipandanginya saja tanpa disentuh..entahlah, dia terlalu pusing. Dia tidak ingin berpisah dengan saifu, hikaru menghela nafas.


Saifu berjalan menggandeng tangan yume , saifu baru saja pulang dari menjemput yume di tk nya, dia berhenti ketika melihat sosok yang dia kenal tengah berjalan disebrang jalan.

``oka-chan..kenapa berhenti?eehh….paman daiki``,teriak yume , daiki yang tengah berjalan sontak menoleh..lalu tersenyum melihat yume dan saifu lalu menghampirinya.

``yume-chan..genki?``,Tanya daiki.

Yume mengangguk,``un..oji-chan?``,Tanya yume sambil tersenyum manis membuat daiki mencubit pelan pipi yume itu.

``baik…mau pulang?``,Tanya daiki.

``iya…``,jawab yume.

Daiki menoleh menatap saifu yang hanya tersenyum simpul.





``tadaima…``,seru hikaru pelan sambil masuk kedalam rumahnya.sudah jam setengah 12 malam, saifu dan yume pasti sudah tidur, pikir hikaru.

``okaeri…``, jawab saifu yang ternyata ada di ruang tamu , hikaru menghampiri saifu.

``kau tak tidur..?``,tanya hikaru lembut sambil mengusap pipi saifu sambil tersenyum.

``hanya belum mengantuk…kau lembur?``,Tanya saifu. Hikaru duduk disamping saifu sambil membuka jasnya, saifu membukakakn dasi hikaru.

``yah..banyak yang harus kukerjakan..``,jawab hikaru sambil menatap saifu yang tengah melepas dasinya, saifu menatap hikaru yang juga tengah menatapnya.

``nani?``,Tanya saifu bingung. Bukannya menjawab hikaru malah mendekat,lalu bibir hikaru sudah menempel erat di bibir saifu.saifu sedikit kaget,mendorong pelan tubuh hikaru,

``hikaru…``, kata safu pelan sambil menatap hikaru yang ada diatasnya,posisi mereka tiduran di sofa dengan hikaru diatas saifu.

Hikaru mencium bibir saifu dalam, memastikan perasaannya tersalurkan ke saifu..

``hikaru…jangan..kau menyukai orang yang salah…``,kata saifu sambil menangis ,

``ya..aku menyukai orang yang salah….semua salahku, harusnya aku dan kau tidak dijodohkan..harusnya aku tak mencintaimu..tapi ini rumit, aku…``,kata kata hikaru terputus karena dia menangis.

``maafkan aku…``,kata saifu sambil memeluk hikaru yang menangis dipundaknya.

``berjanjilah..kau akan bahagia..kau boleh kembali padaku kapan saja..``,kata hikaru terisak sambil memeluk tubuh saifu erat.

``hikaru…arigatou…``,kata saifu sambil memeluk hikaru erat.


``tolong jaga saifu..``,kata hikaru sambil membungkukkan badannya. Hari ini saifu ,dan daiki berbicara dengan hikaru tentang perceraian saifu dan hikaru..yume masih di TK nya..setelah ini hikaru akan mengurus perceraiannya dengan saifu.walau hikaru merasa berat sebenarnya.

``un..terima kasih utnuk 5 tahun ini…``,kata daiki sambil membungkukkan badannya.

Hikaru tersenyum lalu bangkit dari bangkunya, lalu memeluk tubuh saifu erat,dan mencium pipi saifu sebelum dia pergi dari sini..

``aku pergi duluan ya..``,kata hikaru.

Daiki dan saifu mengangguk,``un…kau harus sering menjenguk yume…``,kata saifu.

Hikaru tersenyum simpul,``un..pasti..``,kata hikaru singkat lalu pergi meninggalkan saifu dan daiki, menyembunyikan air matanya..agar dia tidak terlihat lemah di depan semuanya..di depan janjinya yang dia buat saat menerima perjodohannya dengan saifu.

``semoga kau bahagia saifu..aishiteru..itsumo…``,gumam hikaru pelan.





Setelah itu,perceraian saifu dan hikaru segera diproses….walau orang tua saifu dan hikaru sangat marah ,namun hikaru tak peduli..dia harus cepat mengurus perceraiannya,sebelum dia berubah fikiran dan malah memaksa saifu tetap disisinya.


Setelah proses perceraian yang rumit dan memakan waktu akhirnya setelah 2 bulan, hikaru dan saifu resmi bercerai. Setelah perceraian itu..hikaru pulang ke kampungnya di miagi, menenangkan dirinya..walau dia mengatakan kepada saifu dia akan baik baik saja,



``oka-chan…otou-san..mana?``,Tanya yume polos setelah 3 hari setelah perceraiannya. Saifu tersenyum ,

``otou-san sedang pergi dinas..nanti pasti akan kembali..sekarang yume punya papa baru..``

``eh? ``

``tadaima…``,seru daiki yang masuk kedalam rumah saifu, setelah perceraian itu saifu pindah kerumah yang dibeli daiki setelah saifu bercerai, dalam beberapa bulan lagi saifu dan daiki akan menikah.

``daiki..kochi…``,pangil saifu, daiki berjalan kearah yume dan saifu sambil tersenyum.

``mulai sekarang..panggil daiki,papa…``,kata saifu sambil tersenyum kearah yume yang Nampak tidak mengerti.

``eh??``

``saat yume sudah lebih besar..oka-chan akan jelaskan…``,kata saifu sambil mencium pipi yume.

Daiki memeluk yume,

``papa..?``,panggil yume pelan dipelukan daiki ,membuat daiki tersenyum senang

``hai….mulai sekarang panggil papa ya..``,kata daiki sambil mencium pelan pipi yume, yume yang belum mengerti tersenyum.

``un…papa…``


Safu dan daiki tersenyum,kini mereka punya keluarga baru …walau hikaru tersakiti, tapi mereka berjanji ..akan terus berhubungah baik..karena bagaimanapun,hikaru adalah orang yang paling berjasa .


``sekarang berjanjilah saifu..kau akan terus bersamaku samapai kita bertemu lagi dialam lain..``kata daiki.

Saifu mengangguk,``yokusoku…``,kata saifu sambil tersenyum.





OWARI

gaje kuadrat sangat ..huahahakomen minnaaaaaaaaaaaaaa

kasian hika ;.;
*dibunuh fans hikaru*

Sabtu, 13 Agustus 2011

ラブパレード (part 1)


Title    : ラブパレード (part 1)
English title : Love Parade  (part 1)
Author  : Fukuzawa Saya
Type : Multichapter (maybe xD)
Chara :Arioka Daiki (HSJ) , Arioka Saifu (OC) ,Arioka Yume( OC),Hashimoto ryo from Snow Prince Gasshoudan as  Arioka Reon ( OC) ,Yamada Ryosuke ( HSJ), Yamada Aoi (OC) ,Kuramoto Kaoru from Japan ni HI as Yamada Seiji ,Yamada Kineko (OC) , Morimoto Ryutaro (HSJ),Morimoto Saya (OC) , Nakamura reia as Morimoto Shouta , Morimoto Seira (OC)
Rating : PG
Genre: Family, romance , Freindship


Enjoy this fict minna…………



Kediaman Arioka.

‘’  YUME!!REON..HAYAKU..kalian bisa telat lagi…’’,seru Saifu dari arah ruang makan kepada keduaanaknya yang masih saja belum selesai bersiap untuk kesekolah, hampir setiap hari Saifu harus berteriak kepada anaknya yang memang  sulit bangun pagi itu kalau tidak mau mereka terlambat ,

‘’ iya..sebentarrrr ‘’ , seru Yume lalu tak berapa lama terdengar suara langkah kaki Yume berjalan menuruni tangga diikuti langkah kaki yang lebih kecil dibelakangnya yang tentu saja milik adiknya Reon.

‘’ohayouuu…’’seru Yume dan Reon bersamaan ,

‘’ohayou kodomotachi …’’ , balas sang ayah , Daiki yang sudah duduk di bangku meja makan walau terlihat sekali dia masih sangat mengantuk karena dia baru saja pulang jam 3 pagi tadi.

‘’Mama …aku mau bentouku ada sosis guritanya ya Mama ..’’ seru Reon yang kini berusia 9 tahun pada ibunya yang tengah menyiapkan bentou untuk Reon dan Yume , Saifu mengelus elus kepala Reon itu.

‘’un..matte ne..lalu Reon mau kroket juga?’’ Tanya Saifu sambil sediki membungkuk mensejajarkan wajahnya dengan wajah anak bungsunya itu.

‘’un…’’,kata  Reon sambil mengangguk

‘’hai…sudah jangan main di dapur ya, makan sarapanmu…’’ ,kata Saifu lalu sedikit mendorong tubuh anaknya itu dari Dapur.

‘’Yume..papa ngantuk…’’ , keluh Daiki sambil menaruh kepalanya di meja makan,

‘’makanya sudah kubilang kan?? Jangan menerima pekerjaan terlalu banayak …’’,kata Yume sedikit acuh tak acuh sambil memakan sarapannya ,

‘’ah..kau ini..aaa, Reon-chan…’’, kata Daiki sambil menarik Reon yang baru saja ingin duduk di bangku meja makannya kedalam pelukannya, memeluk anak bungsunya itu erat.

‘’papa!..lepasin ,aku mau makan…Mamaaaaaaa!!papa nih..``,seru Reon sambil menulet dipelukan Papa nya itu , Saifu hanya geleng geleng kepala dari dapur melihat kelakuan suaminya itu.

‘’Papa lepasin…mamaaaa!!’’ , seru Reon lagi.

‘’Papa..sudah lepasin, kita harus cepat berangkat..ayo Reon makan ‘’.kata Yume lalu membantu Reon melepaskan pelukan Papa nya tersebut lalu mulai memakan sarapannya.

‘’Saifu..mereka benar ankku kan??mereka ini dingin sekali…aku jadi sedih..’’,kata Daiki dengan nada sedikit merengek pada Saifu yang kini tengah menyusun bentou untuk anak anaknya di meja makan

‘’anata…sudahlah, cepat makan yah…kau masih mengantuk ? biar aku yang antar mereka ke sekolahnya..’’,kata Saifu sambil mengusap usap pipi suaminya tersebut.

‘’tidak usah..aku mau mengantar mereka..kalian juga mau diantar Papa kan?’’,kata Daiki sambil menatap anak anaknya,

‘’un…Reon mau diantar Papa..’’jawab Reon dengan suara manisnya, namun Yume masih saja memakan sarapannya tanpa menjawab perkataan Papa nya tersebut.

‘’waaa..Reon…’’ , seru Daiki sambil memeluk Reon yang balas memeluk Papa nya itu sambil tersenyum.

‘’Yume mau dipeluk Papa juga?’’ ,tawar Daiki.

Yume menatap Papa nya tersebut,’’ aku sudah besar Papa…’’,kata Yume vuek.

‘’eh…tapi Papa kan punya Yume…’’,kata Daiki yang lalu memeluk anak gadisnya itu yang Nampak suka tidak suka dengan kelakuannya itu.

‘’Papa aku juga mau dipeluk sama Nee-chan juga..’’kata Reon yang lalu dipeluk Daiki yang kini memeluk Yume dan Reon sekaligus, membuat Saifu yang sedari tadi melihat hal itu tersenyum senyum sendiri.

‘’PAPA!!sudah lepassss….!!``,kata Yume malu , namun Daiki malah mempererat pelukannya itu,membuat Yume mengulat ulat dipelukan Papap nya tersebut.

‘’eehhhhh..kalian terlambat!!!’’ , seru Saifu heboh ketika dia melihat jam di dinding ruang makannya sudah menunjukkan jam 8 kurang lima belas menit .

‘’Ittekimasssuuuuu!!’’seru Reon , Daiki dan Yume panic lalu buru buru keluar dari rumah .

‘’itterashaii..’’, seru Saifu sambil tertawa melihat tingkah keluarganya.



Kediaman Yamada


‘’ Nii-channnn!!cepatlah sedikit..kita bisa telat…!’’ seru Kineko pada Kakakanya yang belum juga selesai makan, Kineko Nampak tidak sabar menunggu kakaknya . Sang Ayah menarik Kineko lalu mendudukkannya di bangku tepat disampingnya.

‘’Kineko..sabar sebentar ya?Nii-chan kan sedang makan…’’, kata Ryosuke , ayah Kineko.


Kineko merenggut,ini hari pertamanya masuk SMP dan dia tak mau terlambat.


‘’apa karena ini hari pertamamu masuk SMP?’’ , tebak sang ayah ,yang tebakannya tentu saja benar..untuk anak yang tepat waktu seperti Kineko..terlambat di hari pertama menjadi murid baru adalah bencana baginya.

Kineko mengangguk, Ryosuke mengelus elus kepala anak perempuannya itu,
‘’ahh..otou-san punya hadiah untuk Kineko, hadiah masuk SMP.’’ ,kata Ryosuke lalu meroggoh kantung Hoddie merahnya ,lalu mengepalkan tangannya di depan Kineko yang Nampak bingung akan hadiah yang ada di genggaman ayahnya tersebut ,

‘’apa ini?’’,Tanya Kineko sambil menunjuk kepalan tangan ayahnya tersebut.

Ryosuke tersenyum ,lalu membuka kepalan tangannya..membuat sebuah kalung perak dengan bandul K, menjuntai dari tangannya.

‘’un..tukku?’’,Tanya Kineko tak percaya,

Ryosuke mengangguk,``tentu saja..semoga kau bisa mendapat masa SMP yang indah ya..lalu belajar yang pintar ne? ..’’kata ryosuke sambil memakaikan kalung tersebut di leher anaknya.

‘’kawaii ne..memang cantik di pakai olehmu..’’kata ryosuke sambil tersenyum.

‘’arigatouu otou-san..’’,kata Kineko sambil memeluk ayahnya yang juga balas memeluk ayahnya tersebut.

‘’ayo kalian berangkat..kalain hampir terlambat…’’.kata Aoi sang ibu yang sudah selesai menyiapkan bentou untuk Kineko dan Seiji dan sudah siap untuk kesekoalh Kineko menghadiri upacara murid baru disekolah Kineko., Seiji juga sudah selesai sarapan.

‘’ikou ikou..Kineko-chan…’’,kata Seiji sambil menarik narik tangan adiknya ke mobil ayahnya yang siap mengantar Kineko dan Seiji kesekolahnya. Ryosuke dan Aoi tertawa tawa melihat tingkah anaknya lalu mengikuti berjalan dibelakang mereka msuk ke mobil.



Kediaman Morimoto


‘’tidak..aku tak mau ada saus di atas omurice ku..’’,seru Seira sambil cemberut kepada kembarannya yang duduk tepat disampingnya sambil memegang sebuah botol saus.

‘’ demo..omurice dengan toping mayonnaise lebih enak kalau ditambah saus kan?,’’ kata Shouta ,sambil akan menuangkan saus ke atas piring Seira yang berisi omurice, Seiora dengan cepat menjauhkan botol saus itu dari depan piringnya.

‘’kau ini..terserahlah..’’,kata Shouta yang akhirnya menyerah lalu menunagkan saus tadi kedalam omuricenya , lalu mulai makan sedangkan Seira nampaknya sudah kehilangan selera makannya.

‘’kenapa tak makan?’’,Tanya Shouta heran melihat kembarannya hanya menatap piring omuricenya,

‘’aku tak lapar..’’

‘’anak anak..ini bentounya…’’, kata Saya sang ibu sambil memberikan kotak bentou kepada dua anak kembarnya itu.

‘’are? Kau tak makan Seira?’’,Tanya Saya heran anaknya ini tak makan sarapannya.

‘’dia tak lapar bu….’’,jawab Shouta.

‘’Seira..cepat makan, 10 menit lagi ibu kembali makanan itu harus sudah kau makan..ibu akan bangunkan ayah dulu..,’’

‘’hmmm…’’,
Seira menatap omuricenya malas, lalu mulai mengaduk aduknya dan mulai menyuap omuricenya kedalam mulutnya, namun tiba tiba saja Shouta menuangkan saus kedalam omurice Seira, Seira menatap Shouta kesal sedangkan Shouta tersenyum jahil.

‘’ Shou-chan..aku kan sudah bilang..’’

‘’nee-chan..cobalah dulu..nih aa…’’,kata Shouta lalu menyodorkan sendok berisi omurice didepan mulut Seira, Seira awalnya malas namun akhirnya memakan juga omurice tersebut.

‘’enak kan?’’,Tanya Shouta, Seira mengunyah omurice itu, ternyata apa yang dikatan Shouta memang benar..rasa omuricenya jadi lebih enak .

‘’enak kan’’, Tanya Shouta lagi sambil tersenyum membuat mau tak mau Seira ikut tersnyum.

Seira mengangguk, ‘’yah..ini enak kok…’’,kata Seira sambil tersenyum.


‘’anak anak..ayo berangkat..’’, kata Ryutaro yang baru saja keluar dari kemaranya diikuti Saya dibelakangnya ,

‘’Ittekimasuuu’’,seru Shouta dan Seira berbarengan .

‘’ittekimasu  saya..aku ada kerjaan siang nanti jadi kau belanja sendiri ya?’’,kata ryu setelah mencium pipi Saya sekilas

‘’baiklah..itterashaii..’’



‘’iya aku tau Papa…sudahlah..dadah Reon..’’,kata Yume lalu turun dari mobil Papa nya setelah mencium pipi Papa dan adikknya yang lalu langsung meninggalakan kawasan sekolahnya.Yume baru saja akan memasuki gerbang sekolahnya ketika dia mendengar seseorang..tidak, dua orang yang memanggil namanya membuatnya sontak menoleh melihat dua orang yang tadi memanggilanya..siapa lagi kalau bukan si kembar Morimoto yang buru buru keluar dari mobil ayahnya lalu berlari menghampiri Yume.

‘’Ohayou Yume..’’,sapa si Kembar Morimoto

Yume tersenyum menatap anak kemabr yang selalu bersama itu, ‘’ Ohayou Shou-chan, Seira-chan ‘’,kata Yume lalu mereka berjalan memasuki kawasan sekolah, baru beberapa meter melangkah..terdengar suara lain dibelakang mereka memanggil manggil nama mereka bertiga membuat mereka bertiga sontak menoleh dan menadapati Yamada Seiji tengah melambaikan tangan sambil berlari kearah mereka.

‘’ohayou minna…’’seru Seiji sambil tersenyum.

‘’ohayou sei-chan..’’, balas mereka bertiga berbarengan lalu mereka berjalan beriringan menuju kelas mereka yang memang sama, mereka selalu satu kelas dari sejak mereka SD sampai sekarang mereka kelas 2SMA.





‘’ohayou minna-san…’’,seru  miura sensei yang baru saja masuk kelas pagi ini untuk mengajar

‘’ohayou gozaimasu sensei…’’, seru murid serempak.

‘’oh ya minna-san..untuk pelajaran eigo hari ni saya akan membagikan menjadi beberapa kelompok..1 kelompok terdiri dari 2 orang, tugas kalian mencari sesuatu yang menurut kalin menarik ..’’kata Miura sensei ,lalu mulai melihat absen yang ada ditangannya.

‘’baiklah..saya akan mulai membagi kelompoknya, hmm..Yamada Seiji-san dengan Morimoto Seira-san ‘’

‘’ehhh..aku ingin dengan Shouta saja..’’,keluh Seira ,

‘’Seira-chan jangan begitu’’, kata Shouta sedikit berbisik pada kembarannya yang kini merenggut dibangku sebelahnya ,namun tak memprotes lagi keputusan Miura sensei itu.

Shouta tersenyum simpul ,lalu kembali melihat kea rah Miura sensei ..sedikit terkekeh melihat tingkah Yume yang sedikit lucu ,lalu Shouta benar benar kembali melihat kearah Miura sensei.

‘’Arioka Yume-san kau dengan..’’,kata Miura sensei sambil melihat absen siswa, entah kenapa Shouta sedikit waswas Yume akan berpasangan dengan siapa

‘’semoga bukan laki laki..’’, piker Shouta dalam hati.

‘’Morimoto Shouta-san kau berpasangan dengan Yume Arioka..’’,





Tsu~Zu~Ku


anehhhhhhhhh ih..hahaha

Kamis, 09 Juni 2011

fanfict - yume no otoutou

Tittle: yume no ototou
Chara : Daiki Arioka (HSJ) , Saifu Arioka(OC) , yume Arioka (OC) , Reon Arioka (OC) .
Oneshot~
That`s the next part of yume no papa :D ..hahahaha….


``adik?``, Tanya yume dengan nada tidak percaya pada kedua orang tuanya yang tersenyum kearahnya. Mereka tengah sarapan pagi sekarang.
``un..yume mau adik tidak?``Tanya saifu pada yume yang kini tampak berfikir, untuk anak umur 7 tahun sepertinya mungkin berfikir adalah hal paling membosankan.
``tapi…``
``nanti yume bisa main sama adik yume..``kata daiki pada anak perempuan kecilnya yang kini wajahnya ditekuk.
``gak mau`` seru yume masih dengan wajah ditekuk.
``eh?kenapa??``Tanya daiki bingung.
``kan aku udah bilang..papa sama mama Cuma punya yume, kalau ada adik nanti papa sama mama lebih sayang sama adik ``, seru yume dengan wajah ditekuk dan dengan nada kesal . saifu beradu pandang dengan daiki. Saifu menggeleng kearah daiki, tapi daiki seakan berkata `oh ayolah..aku akan membujuknya..`, pada saifu yang lalu hanya menggedikan bahunya seolah mengatakan `terserahlah`.
``yume-chan..``
``papa!!!aku kan bilang gak mau!!ya berarti yume gak mau!!udah ah..aku mau berangkat, papa ayo cepet nyalain mobilnya.`` seru yume lalu langsung mengamit tas sekolahnya, daiki menghela nafas lalu menggandeng tangan yume masuk kemobilnnya dan mengantar yume pergi kesekolah.
``pokoknya yume gak mau adik!``seru yume sambil melipat tangannya di dada sambil cemberut duduk dijok mobil samping bangku kemudi , daiki menghela nafas tak ingin membuat anak perempuannya lebih kesal ..apalagi masih pagi hanya diam sambil menjalankan mobilnya kesekolah yume.


``kenapa lagi kau?``Tanya hikaru saat mereka tengah break latihan, daiki menghela nafas..member JUMP yang sudah duduk membentuk lingkaran siap mendengar cerita daiki.
``kenapa?yume lagi?``tebak yabu , daiki sedikit mengangguk.
``emangnnya yume-chan kenapa?``Tanya Ryutaro penasaran.
``itu..aku dan saifu ingin anak laki laki…tapi yume gak mau punya adik..lalu aku harus bagaimana?``kata daiki dengan nada pasrah , dia tau yume gampang marah seperti dirinya , daiki menghela nafas panjang sedangkan yang lain tampak berfikir.
``coba anakmu anak kembar laki laki dan perempuan seperti shouta sama seira…,pasti tidak akan repot begini ne ryu?``kata yabu pada Ryutaro yang hanya mangut manggut sambil tersenyum.
``shouta sama seira sekelas sama yume-chan kan ya?``Tanya yabu lagi , Ryutaro mengangguk.
``hei..kenapa malah ngomongin si kembar morimoto sih? Masalahku dulu dong…``protes daiki.yang lain terkekeh . yabu menepuk pudak daiki yang hanya diam dengan wajah berfikir.
``kalau kau ingin akan laki laki..buat saja. Kalau nanti sudah ada..yume pasti akan berbalik menyanyangi adiknya itu..percayalah``kata yabu sambil tersenyum.
``eh? Hontou? Kalau dia marah bagaimana?``Tanya daiki lagi.
``sudah tenag saja..dia pasti akan mengerti.``kata hikaru, seolah mendapat pencerahan daiki tersenyum senang .
``waa…arigatou minna..``kata daiki sambil tersenyum senang.
``ahahaha…yasudah ayo cepat latihan lagi``kata yabu lalu mereka mulai latihan lagi , walau yang ada dalam benak daiki adalah jika dia punya anak laki laki saja .


``yume-chan..benar gak mau punya adik?``Tanya saifu lagi pada yume , sekarang mereka sedang makan malam diruang makan rumah kediaman arioka tersebut..daiki menatap yume berharap jawabnnya akan berbeda dengan yang tadi pagi. Yume menaruh sumpitnya , cemberut mentap ibunya.
``mama..yume kan udah bilang gak mau..ya berarti aku gak mau!``seru yume lagi,lalu beranjak dari bangkunya dan dengan kesal masuk kedalam kamarnya dilantai 2. Saifu menghela nafas.
``sudahlah daiki…tunggu saja sampai dia benar benar setuju..``, kata saifu sambil mengangkat mangkuk nasi bekas yume dan beberapa piring lauk yang sudah kosong lalu memasukkannya kedalam bak cucian piring.
``mau sampai kapan??oh..ayolah fu…``, kata daiki membujuk saifu yang tengah mencuci piring.saifu tidak menjawab, lalu menaruh cucian terakhir piringnya kedalam rak piring lalu mengeringkan tangannya dengan handuk.
``aku tidak mau dia marah dai-chan..``kata saifu sambil duduk di bangku disamping daiki. Daiki mengenggam kedua tangan saifu,
``oh..ayolah fu…nantinya dia juga akan senang punya adik..yah..ayo..``bujuk daiki lagi , saifu tampak berfikir.daiki beranjak dari duduknya , lalu masuk ke kamarnya. Daiki marah. Saifu tau..daiki orang yang keras kepala, sekali dia ingin.. ya berarti itu harus didapatkannya. Saifu menghela nafas panjang.
``ah..merepotkan…``gumam saifu pelan, lalu memilih membiarkan saja dulu daiki sebentar.saifu membereskan meja makan ,mencucinya lalu beranjak masuk kekamarnya ..namun sebeleum itu dia masuk kedalam kamar yume..mendapati yume sudah tertidur pulas di kasurnya, saifu tersenyum..lalu keluar dari kamar yume . baru berbalik dia mendapati daiki tengah menatapnya , daiki menyudutkan saifu didinding.
``dai-chan…jangan…``kata saifu sambil mendorong tubuh daiki yang terlalu dekat dengannya , bukannya menjauh tubuh daiki malah main mendekat dengan tubuh saifu ..dengan kedua lengannya daiki menarik saifu kedalam pelukannya , sedikit menunduk mensejajarkan wajahnya dengan wajah saifu lalu daiki mencium saifu dalam.
``dai-chan..hen..``, belum sempat menyelesaikan kalimatnya daiki kembali mencium saifu dengan lebih bernafsu. Saifu berusaha mendorong tubuh daiki, namun daiki malah langsung mengangkat tubuhnya dan masuk kekamar mereka yang memang ada disamping kamar yume lalu daiki merebahkan tubuh saifu dikasur mereka..daiki tidak memberikan kesempatan saifu untuk melawannya, tangan daiki mem buka baju saifu.
``dai-chan!!yamette yo…``kata saifu yang kini hanya memakai pakaian dalamnya dengan posisi daiki berada diatasnya.daiki menatap saifu.
``fu..ayolah..aku yakin yume akan mengerti..yah..jadi kau diam saja.``kata daiki lalu mencium lagi bibir saifu.
``dai-chan..aku gak tanggung pokoknya kalau yume marah``kata saifu akhirnya, daiki tersenyum mengangguk.
``iya..wakatta…``kata daiki lalu menciumi leher saifu yang lalu menarik wajah daiki ..lalu mencium bibir daiki dalam.(gila gila!!!!!!saya makin erooo!!!xD)



2 month later

``tadaima…``seru yume sambil masuk kedalam rumahnya di belakangnya ada 2 temannya. Morimoto shouta dan morimoto seira.
``okaeri…eh, shouta? Seira?``jawab saifu lalu tersenyum kearah anaknnya dan 2 anak kembar teman yume.
``konnichiwa oba-chan…``seru si kembar manis.
``wa…kawaiii``seru saifu , si kembar hanya tersenyum manis kearah saifu.
``oka-chan..shouta sama seira mau disini dulu sampai mama atau papa nya datang jemput..soalnya dirumah mereka gak ada orang.mama mereka lagi ada kerjaan katanya..``jelas yume, saifu mengangguk angguk mengerti lalu mempersilahkan masuk si kembar anak Ryutaro morimoto , yang kebetulan seumuran dengan yume dan lagi mereka juga sekelas.
``kalian mau minum apa?``Tanya saifu ramah.
``apa ya? Seira-chan mau apa?``Tanya shouta kepada seira kakak kembarnya.
``emangnnya shou-chan mau apa?``Tanya seira balik kepada shouta.
``mama aku mau jus jeruk saja..shou-chan sama sei-chan jus jeruk aja yah..ayo ke kamarku..``kata yume yang lalu pergi kekamarnya diikuti oleh si kembar morimoto yang berjalan bergandengan tangan. Saifu tersenyum lalu pergi kedapur mengambil jus jeruk dan beberapa cemilan lalu mengantarkannya kekamar yume.


``tadaima…``seru daiki yang baru saja pulang.lalu masuk kedalam rumahnya .
``ojamashimasu…``seru suara lain dibelakang daiki.
``okaeri..ah..ryu, kau mau jemput anakmu?``Tanya safu , Ryutaro mengangguk.
``maaf merepotkan..Saya sedang ada pekerjaan..jadi tidak ada orang dirumah.``jelas Ryutaro , saifu mengangguk.
``daijobu daijobu…mereka sedang makan malam, kalian sudah makan?``Tanya saifu, Ryutaro dan daiki mengangguk.
``kita ngobrol dulu saja yuk ryu..``kata daiki , ryu hanya mengangguk lalu mereka mengobrol diruang tamu rumah daiki.


``papa!!``seru shouta dan seira berbarengan sambil berlari menghampiri ryu yang sedang duduk mengobrol dengan daiki.
``papa``seru si kembar lagi sambil meghambur kepelukan ryu yang tersenyum kearah mereka.
``aku mau pulang pa..ngantuk..``seru seira.
``iya..aku juga``sahut shouta , ryu mengangguk.
``kami pulang dulu ya..maaf merepotkan..dah yume-chan..``kata ryu sambil mengusap kepala yume yang tersenyum.
``dah yume-chan~..``seru si kembar berbarengan,lalu ryu dan anaknya beranjak pulang.
``tuh..lihat…emangnya yume gak mau punya adik kayak seira?``Tanya daiki, yume cemberut.
``ih..papa apaan sih?udah ah..yume mau tidur…``kata yume yang baru saja hendak berbalik mendengar suara sesuatu pecah dari arah dapur, daiki langsung menghampiri sumber suara itu dan menemukan saifu yang berjongkok di lantai sambil memegangi perutnya.
``ukhhh….``
``fu? Dousta?..fu ..fu..``anggil daiki , yume sudah menangis melihat ibunya yang terlihat kesakitan.
``fu..fu ,kau kenapa?``Tanya daiki dengan nada khawair sambil menatap saifu.
``aku mual…ukhh…``kata saifu yang lalu langsung berlari kekamar mandi. Daiki menyusul saifu kekamar mandi ,yume juga mengikuti daiki namun sambil menangis, daiki menusap usap leher saifu yang muntah muntah.
``sudah merasa lebih baik?``Tanya daiki saat saifu tengah membasuh mulutnya dengan air keran, saifu mengangguk. Daiki tersenyum, saifu hanya tersenyum simpul menatap daiki sedangkan yume masih saja menangis. Saifu menghampiri  yume yang menangis lalu memeluk yume yang lalu balas memeluknya.
``mama….``seru yume sambil terisak, saifu tersenyum.
``mama gak papa kok..hanya saja..``
``un?``
``yume akan punya adik…``kata saifu , tangis yume berhenti berganti dengan wajah bingung,
``ehhh????``



``huh!!yume kan udah bilang yume gak mau punya adik!!``seru yume kesal sambil melipat tangannya di depan dada saat mereka sekeluarga tengah sarapan pagi,saifu hanya tersenyum berslah kearah yume yang cemberut.
``gomen ne yume…``kata saifu dengan nada bersalah.
``huh…``
``yume..jangan marah ya..``kata daiki membujuk yume , yume menatap daiki.
``papa…``
``iya?``
``papa janji ya…papa tetep punya yume walaupun nanti yume punya adik``kata yume, daiki tersenyum mengangguk.
``hai..wakatta…``kata daiki sambil tersenyum, yume tersenyum lalu menghambur kepelukan ayahnya yang balas memeluknya.
``lalu kapan adiknya yume lahir pa?``Tanya yume polos, daiki dan saifu terkekeh.
``ya tunggu 9 bulan lagi yume..``kata daiki sambil mencubit pipi anaknya gemas.
``eh?kok lama banget?9 bulan tuh sampai kapan pa?``Tanya yume polos.daiki tersenyum.
``sabar ya…sekarang adik yume masih tidur di perut mama..``kata daiki sambil mengelus perut saifu yang tersenyum kearah daiki dan yume , yume mengusap usap perut ibunya lembut dengan wajah kagum.
``adik…cepat lahir ya…``kata yume sambil tersenyum , daiki dan saifu pun ikut tersenyum kearah yume yang masih mengusap usap perut saifu.






``reon~…``panggil yume sambil menusuk nusuk sesososk bayi yang tengah setengah tertidur dipelukan ibunya yang tengah duduk di kasur rawatnya, beberapa jam yang lalu saifu berjuang demi anak laki lakinya yang kini tengah setengah tertidur di pelukannya. Daiki tersenyum amat senang hari ini sembari mengelus lembut pipi anak laki laki kecilnya tersebut lalu mentap saifu sambil tersenyum.
``yume senang punya adik?``Tanya saifu, yume menagngguk senang.
``lucu…reon lucu``kata yume sambil mencium pipi adiknya yang mengulat di pelukan ibunya.
``sini kugendong fu…``kata daiki sambil merentangkan lengannya hendak mengambil alih tubuh reon dari pelukan saifu.
``JANGAN!!``seru yume tiba tiba.
``eh? Kenapa?``Tanya daiki bingung.
``reon punya yume..papa nanti aja gendongnnya..yume masih mau liat in reon kayak gini``kata yume , daiki terkekeh.
``loh? Katanya yume gak mau adik..berarti reon punya papa dong..``kata daiki.
``eh!!gak…papa kan punya yume..papa udah janji kan??``Tanya yume polos dan lagi lagi membuat daiki terkekeh pelan. Daiki mencium pipi yume dan reon bergantian.
``papa memang punya yume kok..dan sekrang…yume juga punya reon..``kata daiki, yume tersenyum lalu mengangguk.
``reon ..reon..cepat besar ya..agar nanti kita bisa bermain bersama..``kata yume dengan suara manisnya, daiki mengelus elus kepala yume sedangkan saifu hanya tersenyum bahgia menatap keluarganya yang kini sudah lengkap.
``reon wa..yume no otoutou ne..papa?``Tanya yume polos, daiki dan saifu mengangguk.yume tersenyum senang. Yume kini menjadi kakak ..keluarga arioka sudah lengkap dan nantinya yume dan adiknya reon akan menjaga satu sama lain  dan saling menyangi layaknya seorang kakak dan adik.




owariiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii~..ahhh..ini gak bagus kayaknya :(..demo komen yaaa~

fanfict - yume no papa

Tittle: yume no papa
Chara : arioka daiki (HSJ) , Arioka saifu (Suzuki –OC) , Arioka yume.. and other character :D
Oneshot :D


 NO SILENT RIDERRRR!!!!


``daiki…``kata seorang perempuan sambil tersenyum kepada pria yang tengah berdiri di ambang pintu terengah engah sambil menatapnya . dalam beberapa detik saja laki laki itu sudah berada di samping tempat tidur perempuan yang tengah menggendong seorang bayi mungil di tangannya , dia mengulurkan tangannya hendak menggendong bayi yang baru saja lahir ke dunia ini beberapa jam yang lalu , dia menggendongnnya dengan hati hati , seakan akan itu adalah kaca super tipis yang jika dia melakukan kesalahan sedikit saja..itu akan hancur dan dapat dipastikan dia tidak akan bisa memperbaikinya lagi. laki laki bernama arioka itu menciumi pipi dan wajah bayi itu. Bayi mengulat digendongan laki laki bernaman arioka itu , arioka menatap perempuan yang tak lain adalah ibu dari bayi itu..bayi mereka, dia mentap perempuan itu sambil tersenyum.
``arigatou…fu``kata daiki sambil tersenyum kearah perempuan bernama arioka saifu , istrinya.
``un…siapa nama anak itu?``Tanya saifu , daiki menatap anak itu sekilas lalu menatap saifu lagi.
``yume..arioka yume..selamat datang dikeluarga arioka saying..``kata daiki sambil sekali agi mencium bayi perempuan digendongannya itu.


7 years later.

``mama..papa mana?``Tanya seorang gadis kecil yang umurnya baru saja menginjak 7 tahun , tepatnya hari ini. Saifu tampak bingung , sudah jam 5 sore dan seharusnya sudah sejak 3 jam lalu daiki pulang , hiasan pesta ulang tahun itu yang tadi rapi sudah berubah berantakan…karena sudah sejak 1 jam yang lalu pesta ulang tahun ke7 yume selesai dan teman teman nya pun sudah pulang kerumah mereka masing masing , sedangkan kue ulang tahunnya masih saja belum dipotong ..dia tidak mau memotongnnya sebelum ayahnya pulang. Saifu kesal juga, daiki sudah berjanji akan merayakan ulang tahun yume bersama ,tapi sampai sekarang dia belum juga pulang..saifu memencet keitainya dengan tidak sabar ..menelpon daiki tapi tetap saja..tidak ada jawaban.
``mama…papa mana??!!``Tanya yume lagi , sekarang dengan nada tidak sabar.saifu menatap yume dengan wajah meminta maaf.
``gomen ne..yume..papa gak bisa dihubungi.mungkin dia lagi latihan..gomen ne..``kata saifu meminta maaf pada anak perempuan kecilnya yang wajahnya sudah ditekuk karena bosan.
``kita jalan jalan saja yuk…ne yume-chan..``kata saifu , yume mengangguk . saifu memindahkan duu kue ulang tahun yume kedalam kulkas lalu mengambil kunci mobilnya dan pergi jalan jalan dengan yume .mereka berkeliling , pergi ke toko baju dan pakaian juga toko boneka . yume belanja banyak , saifu menuruti saja permintaan anak semata wayangnnya itu .
``ne..ayo pulang..sudah jam 8 malam..``kata saifu akhirnya saat mereka sedang ada di kedai es cream , yume mengangguk sambil menghabiskan suapan terakhir es creamnya lalu berjalan bergandengan tangan dengan saifu menuju mobil. Mereka sampai rumah setengah jam kemudian, daiki belum juga pulang , yume langsung pergi kekamarnya karena dia sangat mengantuk.
``mama..hari ini yume tidur sama mama ya..`` kata yume berdiri di ambang pintu kamar ibunya sambil memeluk boneka beruang putih pemberian ayahnya saat ulang tahunnya yang kelima. Saifu mengangguk.
``mama…``panggil yume .
``hmm…``jawab saifu sambil mengelus elus kepala yume .
``papa gak sayang yume ya?``kata yume polos,
``eh..kenapa yume bicara seperti itu?``Tanya saifu masih sambil mengelus elus kepala yume.
``habis..papa gak dating pas ulang tahun yume..papa jahat``kata yume dengan nada kekanak kanakannya, saifu tersenyum simpul.
``ne..yume-chan…``
``kenapa mama?``Tanya yume.
``papa sangat menyangi yume …apa yume gak tau .setiap malam saat kamu udah tidur papa selalu masuk kekamarmu dan mencium dahi kamu..kadang dia tidur dulu sebentar dikamar yume..mungkin hari ini papa sibuk..jadi gak sempat datang…``jelas saifu .
``tapi..aku ingin sama papa ..``kata yume, saifu tersenyum.
``hai..nanti mama akan bilang papa..kita piknik..bagaimana?``tawar saifu, wajah yume terlihat senang.
``hontou ni mama??``Tanya yume, saifu mengangguk.
``yeeeeyyyy!!!janji ya ma…``kata yume sambil tersenyum dan memeluk saifu, saifu mengangguk.
``hai hai…ayo tidur..sudah jam 9 malam``kata saifu , yume mengangguk lalu memposisikan dirinya tidur disamping ibunya . tak berapa lama yume sudah tertidur pulas disamping ibunya.


Suara mobil memasuki bagasi rumah arioka, sudah jam 1 pagi . dan kepala keluarga rumah tersebut, arioka daiki . baru saja pulang..dia sibuk dengan pekerjaannya itu yang membuatnya merutuki dirinya sendiri karena tidak datang ke pesta ulang tahun anaknya sendiri . daiki masuk kedalam rumahnya sambil menenteng sebuah boneka kelinci dengan ukuran besar.`sudah jam 1 malam, yume pasti sudah tidur `, pikir daiki . daiki masuk kekamarnya dan mendapati istrinya dan anaknya tengah tidur sambil berpelukan..daiki tersenyum..lalu pergi kekamar mandi yang ada dikamarnya menganggi bajunya dengan piyama.  Lalu tidur di samping anak gadisnya , mencium pipi anakya itu lembut lalu tidur sambil memeluk anaknya itu.


``PAPA!!!``seru yume saat mendapati papa nya tengah tidur disampingnnya , daiki yang terkejut dengan teriakkan yume terbangun ,
``hmm…``kata daiki sambil memeluk tubuh yume, kembali tidur seolah olah yume itu adalah guling.
``ihh…papa, bangun.``kata yume sambil meronta ronta dari pelukan papanya tersebut.
``apa sih yume-chan..papa ngantuk nih..``kata daiki masih sambil memluk anaknya tersebut, saifu yang baru saja selesai mandi hanya tersenyum senyum menatap suami dan anaknya tersebut,lalu berlalu dari kamar menuju kedapur.
``mama segera buatkan sarapan ya..``kata saifu lalu pergi kedapur.
Daiki masih saja memeluk anaknya yang berusaha melepaskan diri dari pelukannya itu.
``yume-chan..papa mau tidur nih.jangan gerak gerak dong…``kata daiki,
``papa.!!bangun.yume kan lagi marah sama papa..udah lepas dong..mama!!``seru yume dengan suaranya yang keras namun terdengan kekanak kanakan , daiki terkekeh.
``eh…gomen gomen…hari ini kita jalan jalan deh..mau kemana?``tawar daiki , yume menatap ayahnya itu.
``bener?emangnnya papa gak ada kerjaan sama inoo oji-san , hikaru oji-san , yuya oji-san yabu oji-san , yuto oji-san , yamada oji-san , chinen oji-san , Ryutaro oji-san sama keito oji-san?``Tanya yume , daiki lagi lagi terkekeh karena cara bicara yume yang lucu.
``iie…hari ini papa sama yume ..ne.mau kemana?``Tanya daiki.
``Disney Land…``




``ne…papa, aku bosan…``keluh yume. Terang saja, dia baru 7 tahun banyak wahana menarik menurutnya yang tidak bisa dia coba, itu sebabnya dia merasa sangat bosan.
``ne..makan dulu saja ya ..mama sudah buatkan makanan.``kata saifu sambil mengambil kotak makanan dari dalam tasnya, yume makan dengan wajah ditekuk.daiki menepuk nepuk kepala yume lembut.
``gomen ne…nanti saat yume sudah lebih besar .kita kemari lagi..ya.``hibur daiki, yume mengangguk.
``eh..mama lupa bawa the, biar mama beli munuman dulu ya..``kata saifu yang baru saja mau beranjak langsung ditahan oleh daiki.
``biar aku saja…``kata daiki langsung beranjak dari duduknya dan berlari du=itengah keramaian, ini hari minggu dan sudah pasti temapt rekreasi seperti ini ramai pengungjung itu juga yang membuat daiki harus memakai topi untuk menutupi wajahnya juga kacamata .


Sudah hampir 1 jam.daiki belum juga kembali, entah apa yang terjadi..saifu tampak khawatir ..sedangkan yume dia sudah sangat bosan dan kesal karena papanya belum juga kembali padahal papanya sudah berjanji akan seharian bersamnya.
``mama..kita pulang saja yuk``seru yume kesal. Sifu menatap yume,lalu tak berapa lama keitai saifu bordering ada telpon dari daiki dengan cemas saifu mengangkat telpon itu.
``iya..apa??!!kau dikejar fansmu?kau dimana?...un..akudan yume pulang duluan.iya.hati hati``kata saifu sambil menutup keitainya, saat daiki membeli minuman untuknya saifu dan yume dia dikenali fansnnya dan tentu aja ..fansnnya itu mengejar daiki hingga daiki kabur naik taxi yang kebetulan lewat.
``yume-chan..papa bilang..``
``udah ah…ma, aku mau pulang.aku capek.``kata yume sambil sudah beranjak dari bangkunya , saifu menatap yume berslah lalu mengamit tasnya lalu mengandengan tangan anaknya itu erat agar dia tidak terpisah dikerumuanan orang itu, wajah yume sudah sangat kesal.jadi saifu tidak berbicara apapun pada yume.

``yume-chan..maaf ya.papa..`` . daiki menatap0 keitainya dengan sedih , yume tidak ingin berbicara padanya. Sudah 3 hari sejak kejadian di Disney land itu… dan yume marah pada daiki.
``kenapa dai-chan?``Tanya yabu pada daiki yang terlihat sedih.
``itu..yume-chan.dia marah…``kata daiki sedih.yabu tampak mengerti.
``ah..kapan kita libur sih yabu-kun? Aku mau pergi sama yume nih.``kata daiki mengeluh.yabu mengambil kertas jadwal mereka .
``hm…besok kita libur selama 3 hari.``kata yabu sambil tersenyum.
``ehh!!hontou hontou???``Tanya daiki seanang, yabu mengangguk.member JUMP yang lai hanya tersenyum melihat daiki.
``ah..aku pulang dulu ya..jyaaa!``seru daiki senang sambil langsung mengamit tas nya pergi dari ruang latihannya itu , teman temannya hanya tersenyum menatap daiki yang berjalan riang.


``fu-chan..fu-chan…``panggil daiki sambil masuk kedalam rumahnya, saifu yang tengah ada dikamarnya mengerjakan desain bajunya mengingat saifu adalah seorang desainer yang cukup terkenal. Saifu beranjak dari pekerjaannnya , bingung mentap daiki yang sudah pulang padahal sekarang baru jam setengah 12 siang.
``kita piknik…``seru daiki.
``ehhh???``


``dadah yume-chan…``seru teman teman yume didepan gerbang SD Himawari . yume balas melambai pada teman temannya, baru berbalik dia mendapati ayanhnnya tengah tersenyum kearahnya.
``papa?``
``ne..ikou yume-chan…``kata daiki sambil menggandeng tangan yume masuk kedalam mobil, saifu didalam mobil tersenyum kearah yume yang terlihat bingung.
``mau kemana kita??``Tanya yume bingung.
``piknik!``seru saifu dan daiki berbarangan.
``ehhh???!!``



``lauttttt~!!``seru yume senang . mereka sekarang tengah berada di laut yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Tokyo , yume yang tampak senang langsung berlari kepinggirang pantai sambil tersenyum senang bermain air, daiki menghampiri anaknya itu lalu ikut bermain.sedangkan saifu dia menggelar tikar di pinggir pantai lalu menaruh bvekal yang sudah dia siapkan dari rumah juga menancapkan paying di pasir pantai itu, duduk dibawah payung sambil memperhatikan yume dan daiki yang tampak asik.

``yume chan capek?``Tanya daiki sambil tiduran ditikar, saifu hanya tersenyum lalu mengambil minuman dingin yang dia bwa dari rumah lalu memberikannya pada daiki dan yume.
``iya..tapi yume senang.``seru yume sambil meminum jus jeruk kalengnya tersebut.daiki tersenyum , lalu duduk disamping yume .
``maaf ya yume-chan..waktu di Disney land itu..``kata daiki, yume mengangguk.
``daijobu papa..``kata yume sambil tersenyum manis, daiki menarik anaknnya itu ,mmposisikan yume duduk didepannya lalu memeluk anaknnya itu dari belakang. Daiki mencium pipi yume lembut.
``papa hanya punya yume..``seru yume, daiki tersenyum.
``yume no papa…`` kata daiki. Yume mengangguk, lalu berbalik meleuk papanya yang mencium hidungnnya.daiki bankit lalu mengendong yume .
``waa….sunset…``seru saifu sambil menunjuk sunset didepannya itu.
``waa…kireii…``seru yume, daiki tersenyum.
``papa janji ya..pokoknya kita sering sering piknik kayak gini…``kata yume. Daiki mengangguk.
``un..papa janji..`` kata daiki, yume tersenyum menatap papanya lalu mencium pipi papanya tersebut.
``papa..daisuki``seru yume, daiki tampak tekejut dengan perkataan yume lalu tersnyum juga.
``papa wa..yume no hontouuuuu ni daisukiii!!``seru daiki, yume tersenyum. Dan sore itu keluarga itu menghabiskan sore bersama. Yume bersama ibunya..dan bersama papanya  yang sangat mencintainya.



owariiii :D...haha minna dikomen yoooooo :D